Empat Tahun Lalu Ratusan Warga Meninggal akibat Longsor, Kini Dusun Jemblung Sisakan Belantara Sepi

Ratusan warga tewas tertimbun, bahkan sebagian tak pernah ditemukan akibat musibah yang tak terduga itu.

Empat Tahun Lalu Ratusan Warga Meninggal akibat Longsor, Kini Dusun Jemblung Sisakan Belantara Sepi
Tribun Jateng/Khoirul Muzaki
Dusun Jemblung Desa Sampang Kecamatan Karangkobar Banjarnegara yang terkubur bersama penghuninya. Jejaknya masih jelas. TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKI 

Gundukan longsor serupa bukit kecil yang menutup kampung itu tetap subur dan menjanjikan kesejahteraan.

Seiring berjalannya waktu, kuburan sebuah kampung itu telah ditumbuhi pepohonan maupun tanaman liar.

Baca: Ratna Sarumpaet Dimarahi Keluarga Korban KM Sinar Bangun saat Cekcok Mulut dengan Luhut Panjaitan

Ada saja warga yang berani memanfaatkan lahan bekas bencana itu untuk menyambung hidup, meski untuk mengolah tanah yang menyimpan tragedi itu mereka lebih hati-hati.

Petani menanami lahan itu dengan tanaman kayu-kayuan yang lebih kuat mengikat tanah.

"Yang menanam itu juga warga, tapi tidak jelas batas-batasnya, karena tanah milik yang asli kan sudah tertimbun," jelas Irma.

Dusun Jemblung Longsor
Karena hujan, Selasa (16/12/2014) siang, proses evakuasi dihentikan sementara. TRIBUN JATENG/FAJAR EKO NUGROHO

Meski demikian, warga hanya memanfaatkan lahan yang berada di bawah bukit, atau jauh dari pusat bencana.

Kawasan dekat mahkota longsor dibiarkan apa adanya dan tetap tak terjamah.

Alhasil, tebing yang sebagian materialnya terlepas itu terlihat gundul, tak berubah dari kondisi semula pascalongsor.

Prasasti alam itu seakan ingin selalu bercerita tentang dusun yang hilang dalam sekejap. (Khoirul Muzakki)

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help