OTT KPK di Aceh

Kisah Penangkapan Kapten Irwandi Menjelang Setahun Jabatannya Menjadi Gubernur

Jika pun Irwandi dibawa KPK, orang-orang masih berharap hanya untuk dimintai keterangan, tidak lebih dari itu.

Kisah Penangkapan Kapten Irwandi Menjelang Setahun Jabatannya Menjadi Gubernur
Fransiskus Adhiyuda/Tribunnews.com
Gubernur Aceh Irwandi Yusuf tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (4/7/3018). 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Subur Dani

TRIBUNNEWS.COM, BANDA ACEH - Publik di Aceh tercengang, kabar yang belum tentu benar itu berseliweran. Semua bertanya-tanya, apakah benar sang Kapten 'kecelakaan'?

Panggilan kapten merujuk pada judul buku 'Kapten Teungku Agam' yang berkisah tentang sosok Irwandi Yusuf.

Selasa (3/7/2018) malam, sebuah pesan berantai tersebar luas, semuanya was-was terkait informasi yang belum jelas.

Dikabarkan dalam pesan berantai, sang Kapten, Irwandi Yusuf, Gubernur Aceh yang lihai menerbangkan pesawat itu ditangkap oleh lembaga antirasuah.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjaring Irwandi dalam operasi tangkap tangan (OTT). Tak hanya Irwandi, KPK juga menciduk Bupati Bener Meriah, Ahmadi di wilayah kekuasaannya pada saat bersamaan.

Tentu, kabar ini cukup menggemparkan. Tak ada yang menyangka sebelumnya. Dan, ini kali pertama KPK melakukan OTT di Aceh.

Baca: Kegaduhan yang Terjadi Saat Ratna Sarumpaet Memotong Pembicaraan Menteri Luhut

Informasi tersebut sempat simpang siur, sebagian tak percaya malah menyebut itu informasi ngawur.

Jika pun Irwandi dibawa KPK, orang-orang masih berharap hanya untuk dimintai keterangan, tidak lebih dari itu.

Pukul 22.00 WIB, media-media daring mulai menayangkan berita terkait kabar tertangkapnya orang nomor satu di Aceh itu.

Halaman
1234
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved