OTT KPK di Aceh

KPK Segel Ruang Kerja Gubernur Aceh

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikut menyegel ruang kerja Gubernur Aceh dan ruang Unit Layanan Pengadaan (ULP) di Kantor Gubernur Aceh.

KPK Segel Ruang Kerja Gubernur Aceh
Istimewa
Pintu ruangan kerja Gubernur Aceh disegel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Foto direkam Kamis (5/7/2018). 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Subur Dani

TRIBUNNEWS.COM, BANDA ACEH - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikut menyegel ruang kerja Gubernur Aceh dan ruang Unit Layanan Pengadaan (ULP) di Kantor Gubernur Aceh.

Kedua ruangan itu disegel KPK beberapa jam setelah Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf diterbangkan ke Jakarta oleh KPK, Rabu (4/7/2018) siang.

Sumber-sumber Serambinews.com (Tribunnews.com Network) di Kantor Gubernur Aceh mengatakan, penyegelan dilakukan sekitar pukul 15.00 WIB kemarin.

"Kalau nggak salah sekitar jam 3 disegel oleh beberapa orang," kata sumber Serambi yang enggan disebutkan namanya, Rabu (4/7/2018) malam.

Baca: Dua Pelaku Penculikan dan Penyekapan Pasangan ABG Dibekuk

Pantauan Serambi, Kamis (5/7/2018) pintu ruangan kerja gubernur tertempel stiker yang bertulis 'DILARANG MEMBUKA SEGEL KPK!'.

Sebuah stiker berlambang KPK juga tertempel antara kedua pintu.

Sementara ruang ULP yang berada di gedung berbeda di Kompleks Kantor Gubernur Aceh, sebuah papan informasi dan meja terlihat menghalangi tangga untuk akses ke ruang ULP.

"Kalau ULP, di tangganya ditaruh papan dan meja, kita nggak bisa naik lagi ke sana. Nampaknya di pintu ULP juga disegel stiker KPK," kata sumber Serambi.

Sebagaimana diketahui, KPK, Rabu (4/7/2018) malam menetapkan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf dan Bupati Bener Meriah, Ahmadi sebagai tersangka.

Baca: Dokter Spesialis Jiwa Sebut Nining Alami Depresi Berat dengan Ciri Psikotik

Keduanya terjerat kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji yang bertentangan dengan kewajibannya terkait dengan pengalokasian dan penyaluran Dana Otonomi Khusus Aceh Tahun Anggaran 2018 pada Pemerintah Provinsi Aceh.

Irwandi ditangkap KPK Selasa (3/7/2018). Dia dicokok KPK di Pendopo Gubernur Aceh.

Secara paralel, KPK juga menangkap Bupati Bener Meriah di Bener Meriah, ajudan gubernur Aceh dan seorang kontraktor di Banda Aceh.

Penulis: Subur Dani
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved