Divonis 6 tahun Penjara, Keluarga Bupati Abdul Latif Menangis

Ruang sidang yang sempit di lantai dua Pengadilan Tipikor Jakarta itu tidak bisa menampung para pengunjung sidang termasuk awak media yang meliput.

Divonis 6 tahun Penjara, Keluarga Bupati Abdul Latif Menangis
Tribunnews.com/ Theresia Felisiani
Bupati nonaktif Hulu Sungai Tengah, Abdul Latif di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (20/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Sidang vonis  Bupati nonaktif Hulu Sungai Tengah, Abdul Latif, Kamis (20/9/2018) di Pengadilan Tipikor Jakarta dipenuhi oleh keluarga dan pendukungnya.

Ruang sidang yang sempit di lantai dua Pengadilan Tipikor Jakarta itu tidak bisa menampung para pengunjung sidang termasuk awak media yang meliput.

Alhasil sebagian keluarga dan pendukung ada yang terpaksa menunggu di luar ruang sidang. Sambil sesekali keluar masuk untuk mengetahui situasi persidangan.

Bunyi tiga kali ketok palu dari majelis hakim menandakan sidang vonis selesai dibacakan.

Pintu kayu ruang sidang langsung terbuka.

Para peserta sidang berhamburan ke luar. Beberapa dari mereka ada yang setia menunggu di dalam ruang sidang demi bersalaman dan memberikan semangat bagi Abdul Latif.

Oleh majelis hakim yang diketuai oleh Ni Made Sudani, Abdul Latif dijatuhi ‎vonis 6 tahun penjara denda Rp 300 juta subsider 3 bulan kurungan.

Baca: Bupati Ponorogo Siap Menangkan Jokowi-KH Ma’ruf Amin dengan Target 70 Persen di Bumi Reogi

Selain pidana penjara dan denda, hakim jugamenjatuhkan hukuman tambahan berupa pencabutan hak dipilih dalam jabatan publik selama 3 tahun dihitung sejak selesai menjalani pidana pokok.

Usai pembacaan vonis, Abdul Latif yang menggunakan kemeja putih masih tampak tegar dan tabah. Atas vonisnya itu, dia menyatakan langsung mengajukan banding.

Halaman
12
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved