Kabar Banyak Penculikan Anak di Balikpapan, Polisi Tegaskan Itu Hoaks

Dari laporan jajaran Polres Balikpapan, usai dikroscek Polda Kaltim, nihil laporan sehingga pihaknya berani menyatakan bahwa kabar tersebut hoaks

Kabar Banyak Penculikan Anak di Balikpapan, Polisi Tegaskan Itu Hoaks
wisegeek.com
Ilustrasi penculikan 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNNEWS.COM, BALIKPAPAN - DIkabarkan penculikan anak marak di kawasan Gunung Guntur Balikpapan Utara.

Namun, Kabid Humas Polda Kaltim melalui Kasubbid Penmas AKBP Yustiadi Gaib menegaskan informasi itu  hoaks alias bohong.

Karena hingga saat ini, belum ada laporan masuk ke kantor polisi setempat terkait aksi penculikan yang terjadi.

"Santer kabar penculikan anak. Kalau ada, ya pasti ada laporan dikantor polisi setempat. Ini simpang siur kebenarannya. Itu hoaks," kata Yustiadi, Selasa (25/9/2018).

Dari laporan jajaran Polres Balikpapan, usai dikroscek Polda Kaltim, nihil laporan sehingga pihaknya berani menyatakan bahwa kabar tersebut hoaks.

Pihaknya meminta agar masyarakat tenang. Tak mudah terprovokasi dengan kabar liar, baik dari media cetak maupun media sosial Balikpapan. Kemudian, lebih berhati-hati membagikan informasi. "Harys disaring benar, sebelum meneruskan ke orang yang lebih banyak," pintanya.

Baca: Disela Sidang Umum PBB, Shinzo Abe akan Temui Trump dan Moon Jae In Bahas Isu Penculikan

Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Fitra, melalui Paur Subbag Humas Ipda Ketut Darmada mengungkapkan, maraknya berita tentang penculikan anak di wilayah hukum Polres Balikpapan membuat mereka melaksanakan patroli, mengecek langsung ke k sekolah yang berada di kawasan Gunung Guntur.

"Kami sambang dan kontak kepala sekolah SD di wilayah Gunung Sari Ulu dan Sekolah MI Al Mutaqin. Hasilnya tidak ada kejadian penculikan," ujarnya.

Beberapa sekolah yang disambangi polisi bersama jajaran kelurahan di antaranya SDN 018, SDN 025, SDN 026, SDN 014, SDN 004 dan MI Al Mutaqin.

Mereka mencari informasi terkait berita penculikan yang meresahkan warga Balikpapan belakangan ini.

"Kami berdialog dengan Kepala Sekolah serta Kepala Gugus se-Balikpapan wilayah Tengah. Adapun informasi yang didapat dari perkumpulan WA Guru SD Balikpapan Tengah, belum ada laporan dari mereka terkait indikasi penculikan anak atau siswa," jelasnya.

Pihaknya mengumbau, masyarakat jangan langsung percaya terhadap informasi atau pemberitaan yang tersebar di medsos sebelum mengecek kebenaran berita tersebut.

"Tidak perlu resah karena polisi selalu ada di tengah masyarakat 1x24 jam," tegasnya.

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved