Ular Piton Sepanjang Lima Meter Gegerkan Gunungkidul, Butuh Empat Orang untuk Menangkapnya

arga Dusun Banyubening 1, Desa Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul digegerkan dengan kemunculan seekor ular piton berukuran besar

Ular Piton Sepanjang Lima Meter Gegerkan Gunungkidul, Butuh Empat Orang untuk Menangkapnya
Ist
Warga Banyubening I menangkap ular piton sepanjang lima meter, Minggu (30/9/2018) malam 

TRIBUNNEWS.COM -Warga Dusun Banyubening 1, Desa Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul digegerkan dengan kemunculan seekor ular piton berukuran sepanjang kurang lebih lima meter.

Ular piton berukuran sepanjang kurang lebih lima meter yang gegerkan warga Dusun Banyubening 1, Desa Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul, tersebut melintang di tengah jalan kampung pada Minggu(30/9/2018) malam.

Butuh empat orang warga untuk tangkap ular piton itu.

Beruntung, ular akhirnya berhasil ditangkap oleh warga sebelum memangsa hewan ternak warga.

Salah seorang warga, Siis mengaku saat melintas di jalan kampung dekat rumahnya, tiba-tiba ular berukuran cukup besar tersebut tengah melintas di tengah jalan menuju ke lokasi kandang ternak milik tetangganya.

" Saat naik motor, tiba-tiba ular itu melintas di tengah jalan. Saya langsung panggil warga,"katanya saat dihubungi Tribun Jogja, Minggu(30/9/2018) malam.

Tak lama berselang, beberapa warga datang dan langsung menangkap ular piton tersebut.

Butuh empat orang untuk menangkap binatang melata tersebut karena ukurannya cukup besar. Panjangnya sekitar lima meter.

Setelah berhasil ditangkap, ular tersebut langsung dimasukan ke dalam karung.

Siis mengaku kemunculan ular ke pemukiman warga ini kemungkinan karena ingin mencari mangsa.

Ular tersebut kemungkinan menuju ke kandang warga untuk memangsa ayam atau hewan ternak lainnya.

Kemunculan ular piton ini menurutnya sudah beberapa kali.

Wilayah Banyubening 1 memang berdekatan dengan aliran sungai yang menjadi habitat ular piton.

Rencananya, ular piton tersebut akan dilepaskan kembali ke sekitar aliran sungai.

"Paling nanti kita lepas kembali. Dijual pun tidak laku,"imbuhnya. (has/tribunjogja.com).

Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved