Gempa di Sulteng

Ayu Dwi, Dokter Muda Berbagi Kisah tentang Pilihannya Jadi Relawan Medis di Lokasi Bencana Sigi

"Karena saya merasa terpanggil aja untuk membantu sesama melalui ilmu yang saya tahu selama ini," kata Ayu

Ayu Dwi, Dokter Muda Berbagi Kisah tentang Pilihannya Jadi Relawan Medis di Lokasi Bencana Sigi
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Dokter Ayu saat memeriksa keluhan korba bencana di Desa Salua, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Rabu (10/10/2018) 

TRIBUNNEWS.COM, SIGI - Bencana yang mengguncang wilayah Palu, Donggala dan Sigi, Sulawesi Tengah menggugah hati banyak orang untuk terlibat langsung memberikan bantuan kepada para korban.

Seperti tim ‎relawan dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang sigap membantu memberikan bantuan baik untuk evakuasi korban, logistik maupun tenaga medis ke lokasi bencana.

Baca: Petugas Sisir Lokasi Gempa Palu untuk Cegah Penularan Virus dari Mayat

Mereka pun membuka beberapa posko di beberapa titik bencana, termasuk di wilayah yang masih terisolir dan belum banyak mendapatkan bantuan.

Hal itulah yang membuat Ayu Dwi Mufidah (24) merasa terpanggil untuk bergabung menjadi ‎dokter relawan ACT.

Untuk lokasi bencana di Sulawesi Tengah, Ayu mendapat penugasan sebagai dokter relawan di Kabupaten Sigi.

Seperti yang hari ini ia lakukan, Ayu melayani keluhan para warga yang ingin berobat saat ACT membuka bantuan medis di Desa Salua, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi.

Ditugaskan di tempat terisolir dan tanpa aliran listrik dan komunikasi, sama sekali tak menyurutkan semangat Ayu untuk terus mengabdikan dirinya untuk membantu sesama.

Ia begitu sabar mendengarkan setiap keluhan warga untuk kemudian memberikan rekomendasi ‎dan obat agar mereka dapat pulih dan terhindar dari penyakit.

Ayu bercerita mulai menjadi dokter relawan di ACT berawal dari gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kala itu ia ditempatkan untuk menjadi dokter relawan di Kecamatan Tanjung.

"Karena saya merasa terpanggil aja untuk membantu sesama  melalui ilmu yang saya tahu selama ini," kata Ayu saat berbincang dengan TribunJakarta.com di Desa Salua, Rabu (10/10/2018).

Halaman
12
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved