Lahan Kekeringan karena Kemarau Panjang, Petani di Kulonprogo Ini Nekad Jualan Togel

Musim kemarau umumnya dimanfaatkan petani untuk menanam palawija di ladangnya.

Lahan Kekeringan karena Kemarau Panjang, Petani di Kulonprogo Ini Nekad Jualan Togel
Tribun Lampung/Wakos Gautama
ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM - Musim kemarau umumnya dimanfaatkan petani untuk menanam palawija di ladangnya.

Namun, tidak demikian halnya dengan seorang petani warga Pedukuhan VIII Desa Bugel, Panjatan yang justru menggarap 'ladang haram' dunia perjudian.

Syt (49), petani itu, nekad menjadi bandar toto gelap (togel) karena merasa penghasilannya sebagai buruh tani penggarap ladang tak mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari.

Lewat seorang kenalannya, MH, ia mulai menjual togel di lingkungan rumahnya sejak beberapa hari belakangan.

Namun, aksinya itu tercium oleh polisi yang lalu menciduknya ketika ia tengah merekap hasil penjualan nomor togel, belum lama ini.

"Pelaku kami amankan di rumahnya setelah dilakukan penyelidikan lapangan berdasarkan informasi yang kami terima dari masyarakat,"jelas Wakil Kepala Kepolisian Resor Kulonprogo, Kompol Dedi Surya Dharma, Rabu (10/10/2018).

Pelaku kini harus mendekam di balik sel jeruji tahanan Polres Kulonprogo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sementara itu, Syt dalam pengakuannya mengaku nekad jualan togel karena tergiur dengan tawaran yang dinilainya cukup menjanjikan sebagai penghasilan tersebut. (tribunjogja)

Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help