Mayat Pria Ditemukan di Halaman Samping Dinas PU Sulsel, Ini Identitasnya

Identitas Sunari baru diketahui oleh tim Polrestabes Makassar, setelah beberapa jam diselidiki penyidik lakukan identifikasi

Mayat Pria Ditemukan di Halaman Samping Dinas PU Sulsel, Ini Identitasnya
net
Ilustrasi Mayat 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Sunari (19) pria asal Gowa ditemukan tewas, dihalaman Dinas PU Sulsel, Jl AP Pettarani, Jumat (12/10/2018) pagi.

Identitas Sunari baru diketahui oleh tim penyidik Reskrim Polrestabes Makassar, setelah beberapa jam diselidiki penyidik lakukan identifikasi dilokasi penemuan.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Wirdhanto Hadicaksono menilai, korban diduga dibunuh karena adanya lempat luka tikam pada punggungnya.

"Empat kali korban ditikaman, ini diduga kuat dibunuh karena ditemukan tanda kekerasan. Identitasnya korban ini juga baru diketahui," kata Kompol Wirdhanto.

Baca: Nurrani 'Istri' Iqbaal Ceritakan Kondisi Setelah Gempa dan Tsunami Palu: Bau Tak Sedap Dimana-mana

Lanjut Wirdhanto, dari hasil identifikasi sementara ditemukan tanda kekerasan atau luka pada tubuh korban seperti luka tikaman, memar pada wajah korban.

Kemudian, luka gesekan pada dan juga berdarah pada tangan dan lutut korban, patah pada bagian gugu depan, hingga luka memar disekujur tubuh korban.

"Kami juga temukan barang bukti pisai dapur tidak jauh dari lokasi, ada bekas darah dan sebilah parang dilokasi itu. Korban kini di Bhayangkara," jelasnya.

Selain itu Wirdhanto menambahkan, tim penyidik Polrestabes juga mendapatkan bukti rekaman CCTV di lokasi. Saat ini rekaman CCTV itu masih dipelajari tim.

Berdasar rekaman CCTV, pukul 05.56 Wita dua orangencurigakan berlari cepat dari arah gedung PSDA menuju kantor PU Sulsel, salah satunya perempuan.

Kata Wirdhanto, ciri-ciri dari dua pelaku tersebut seorang perempuan berambut panjang memakai jaket silver dan lelaki rambut pendek memakai jaket biru.

"Lalu pada pukul 06.16 terekam seorang pria melintas dan menuju pintu keluar memakai helm hitam, jalet hitam dan levis biru," ungkap Kompol Wirdhanto.

Pihak penyidik Satreskrim Polrestabes Makassar telah mengamankan bukti-bukti itu untuk didalami lagi dan lebih mengetahui peran tiga orang itu. (dal)

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved