Pesawat Lion Air Jatuh

Pemilik Bakpia Pia-pia Jogja Tidak Mendapat Firasat Anaknya Jadi Korban

Zuiva Puspita Ningrum bersama 9 pegawai BPK lainnya hendak kembali ke tempat kerja setelah berkumpul bersama keluarga selama akhir pekan

Pemilik Bakpia Pia-pia Jogja Tidak Mendapat Firasat Anaknya Jadi Korban
IST/Facebook
Profil Facebook Zuiva Puspita Ningrum, korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 asal Yogyakarta 

Laporan calon reporter Tribun Jogja, Yosef Leon Pinsker

TRIBUNNEWS.COM, SLEMAN - Raut wajah Ny M Ridwan Syah nampak sedih ketika Tribun Jogja mendatangi kediamannya di kawasan Pogung Baru, Jl Kaliurang Km 5,6, Senin (29/10) siang.

Pemilik Bakpia Pia-pia Jogja adalah orangtua Zuiva Puspita Ningrum, pegawai BPK RI Perwakilan Bangka Belitung yang menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 di perairan Tanjung Karawang, Bekasi, Senin (29/10/2018) pagi.

Zuiva Puspita Ningrum merupakan putri bungsunya.

Dia bersama 9 pegawai BPK lainnya hendak kembali ke tempat kerja setelah berkumpul bersama keluarga selama akhir pekan.

Menurut sang ibu, Iva, sapaan akrab Zuiva, merupakan pegawai di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang berdinas di Pangkal Pinang.

"Domisilinya di Jakarta, suami dan anak-anak juga di Jakarta, tapi dinasnya di Pangkal Pinang. Jumat sore pulang ke Jakarta, terus Senin paginya ke Pangkal Pinang. Rutinitasnya begitu," ujarnya.

Baca: 12 Pegawai Ditjen Pajak KPP Pratama Bangka Dan Pangkal Pinang Ada Di Pesawat Lion Air JT 610

Wanita paruh baya itu juga mengakui, bahwa sebelumnya tidak mendapat firasat apapun tentang kejadian nahas yang bakal menimpa putrinya.

Bahkan pada pertengahan Oktober lalu, dia sempat menyambangi si bungsu ke Jakarta untuk bertemu.

"Sebelumnya juga ada komunikasi sama saya. Kalau anak perempuan kan biasa dekat sama Ibunya," tambahnya.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved