Kembali Bumikan Pancasila, KBI Gelar Pelatihan di Lampung

Komunitas Bela Indonesia (KBI) menggelar pelatihan Juru Bicara Pancasila di Lampung.

Kembali Bumikan Pancasila, KBI Gelar Pelatihan di Lampung
Istimewa/Dok. Komunitas Bela Indonesia
Pelatihan Juru Bicara Pancasila di Lampung. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komunitas Bela Indonesia (KBI) menggelar pelatihan Juru Bicara Pancasila di Lampung.

Pelatihan ini diikuti oleh tokoh lintas agama, aktivis mahasiswa, guru, dosen, aktivis LSM, aktivis sosial media, jurnalis dan sejumlah komunitas lain di Lampung.

Panitia pelatihan KBI M.Nasrudin mengatakan, Lampung merupakan salah satu daerah dengan beragam etnik dan agama.

Keberagaman ini juga menjadi masalah sendiri, sebab di lampung rawan terjadi konflik.

“Di Lampung perlu sebuah gerakan untuk menguatkan kembali persatuan dan perdamaian di atas keberagaman. Itulah pentingnya Pelatihan Juru Bicara Pancasila ini,”  tegas M. Nasrudin dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/11/2018).

Pembina Lentera Hukum itu mengatakan pelatihan ini diharapkan bisa menumbuhkan komitmen aktivis di Lampung untuk menjaga Indonesia, khsususnya Lampung sebagai rumah bersama.

“Hasil pelatihan ini diharapkan tumbuh komitmen persaudaraan dan persatuan peserta untuk menjaga persatuan sebagai salah satu nilai dalam Pancasila,” tambahnya.

Sementara itu, Perwakilan KBI Jakarta Yusep MS menyatakan bahwa dilaksanakannya pelatihan Juru Bicara Pancasila ini dipicu oleh adanya tren penurunan dukungan masyarakat pada Pancasila sebagai perekat kebangsaan Indonesia.

“Dalam survei LSI Denny JA, selama 13 tahun terakhir, dukungan masyarakat pada Pancasila terus mengalami penurunan. Pada 2005, dukungan terhadap Pancasila sebanyak 85 persen dan pada 2018 dukungan tersebut menjadi 75 persen atau menurun sebanyak 10 persen dalam kurun waktu 13 tahun terakhir,” tegasnya.

Yusep menambahkan, tahun 2004 dan 2005 adalah awal media sosial diperkenalkan. Di tahun itu pula, berbagai ide dan gerakan bertarung di media sosial, termasuk ideologi di luar Pancasila.

Halaman
12
Editor: Ferdinand Waskita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved