Insiden Hari Pahlawan

Risma Tegaskan Panitia Acara 'Surabaya Membara' Tak Koordinasi dengan Pemkot

Tri Rismaharini mengungkapkan tidak ada koordinasi pihak Pemerintah Kota Surabaya dengan panitia acara drama kolosal Surabaya Membara.

Risma Tegaskan Panitia Acara 'Surabaya Membara' Tak Koordinasi dengan Pemkot
Istimewa
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, saat menjadi pemimpin upacara peringatan Hari Santri Nasional, di Museum Tugu Pahlawan, Senin (22/10/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengungkapkan dengan tegas bahwa tidak ada koordinasi pihak Pemerintah Kota Surabaya dengan panitia acara drama kolosal Surabaya Membara di Viaduk Jalan Pahlawan, Jumat (9/11/2018).

"Kami tidak ada koordinasi. Tahun ini yang jelas, saya tidak ngomong tahun kemarin, tapi tahun ini tidak ada," kata Tri Rismaharini tegas usai memimpin upacara Hari Pahlawan di Halaman Taman Surya kepada TribunJatim.com, Sabtu (10/11/2018)

"Jadi pertama kami tidak tahu saya cek mulai camat, semua asisten sekretaris daerah semalam tidak ada yang tahu. Saya pun nggak ngerti, saya tahu setelah ada kejadian. Jadi tidak ada surat pemberitahuan dan izin sama sekali, jadi saya jangan ditanya itu. Karena kita tidak tahu sama sekali. Jadi tolong tanya panitia," kata Tri Rismaharini.

Proses evakuasi jenazah penonton 'Surabaya Membara' yang tertabrak kereta api di Jalan Pahlawan, Surabaya, Jumat (9/11/2018).
Proses evakuasi jenazah penonton 'Surabaya Membara' yang tertabrak kereta api di Jalan Pahlawan, Surabaya, Jumat (9/11/2018). (Tribun Jatim)

Baca: Kepanikan Berujung Saling Dorong Diduga Penyebab Jatuhnya Korban Insiden Surabaya Membara

Yang ke dua, lanjut Risma Pemerintah Kota Surabaya memastikan korban sudah ditangani sebaik mungkin.

"Semampu kita karena ada yang lukanya parah, ini juga masih ada yang kondisi kritis. Jadi sekali lagi semampu kami. Kemarin langsung Linmas bawa 10 ambulans disebar di beberapa rumah sakit, supaya mempercepat penanganannya. Yang kita bisa jelaskan korban sudah kita tangani dengan baik," kata Risma.

Detik-detik saat beberapa penonton terjun dari viaduk Jl Pahlawan untuk menghindari ditabrak kereta api, Jumat (9/11/2018).
Detik-detik saat beberapa penonton terjun dari viaduk Jl Pahlawan untuk menghindari ditabrak kereta api, Jumat (9/11/2018). (Facebook)

Saat ditanya terkait kelanjutan penanganan korban kecelakaan di viaduk, Risma banyak mengatakan tidak tahu dan menjelaskan ulang jika tidak hanya Pemerintah Kota Surabaya yang memberikan izin.

Dia pun mengaku tidak bisa memberikan santunan kepada para korban, karena ketiadaan dana Pemerintah Kota Surabaya.

"Kita gak ada itu (santunan), gak bisa begitu karena kalau dikasih satu harus semua. Saya sudah sanpaikan Pak sekda, yang jelas sampai perawatan tuntas. Kita nggak bisa kasih santunan karena lihat uang kita gak ada cash, ini untuk santunan pahlawan kita urunan," ungkap Risma. (Pipit Maulidiya/TribunJatim.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Risma Komentar Soal Kecelakaan di Viaduk Surabaya Membara

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved