Pesawat Lion Air Jatuh

4 Dari 6 Warga Lampung Korban Lion Air PK-LQP Belum Teridentifikasi

Dua korban asal Lampung berhasil dikenali, dari 6 penumpang yang tercatat di manifes. Sementara 4 lainnya belum teridentifikasi.

4 Dari 6 Warga Lampung Korban Lion Air PK-LQP Belum Teridentifikasi
Tribun Lampung/Didik
Putri Pratiwi duduk di sebelah liang lahat yang sedang dipersiapkan untuk jasad suaminya, Wahyu Alldila, Rabu (8/11/2018). TRIBUN LAMPUNG/DIDIK 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan SAR Nasional menyudahi operasi pencarian korban jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP penerbangan JT 610, Sabtu (10/11/2018) siang.

Keputusan itu diambil karena bagian tubuh korban yang ditemukan semakin sedikit.

Pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang yang jatuh di Tanjung Karawang, Senin (29/10/2018) pagi, mengangkut 189 penumpang dan awak pesawat.

Hingga Sabtu kemarin, tercatat 79 korban teridentifikasi.

Sedangkan korban asal Lampung baru dua jenazah yang berhasil dikenali, dari 6 penumpang yang tercatat di manifes.

Dua korban tersebut yakni, Wahyu Aldila asal Pringsewu, dan Wendy warga Bandar Lampung.

Adapun empat korban asal Lampung yang belum teridentifikasi adalah Hendra Tanjaya alias Ajung (warga Lampura), Rober Susanto (warga Lampura/ayah Wendy), Sherly (warga Bandar Lampung/calon istri Wendy), dan Xherdan Fachridzi (4 tahun/anak Wahyu Alldila).

Wahyu dan Xherdan menumpangi pesawat Lion Air PK-LQP usai menonton pertandingan sepakbola antara Timnas U-19 Indonesi versus Jepang di Stadion Gelora Bung Karno.

Jenazah Xherdian sudah dikenali pada Selasa (6/11/2018) melalui sidik jari, dan dikebumikan di Pringsewu pada Rabu (7/11/2018) pagi.

Yuni Hesti (52), ibunda dari Wahyu, tetap yakin cucu kesayangannya, Xherdan Fachridzi, akan ditemukan dan jasadnya bisa dikenali.

Baca: Jenazah Wahyu Alldila Korban Pesawat Lion Air Tiba di Rumah Duka, Isak Tangis Keluarga Pecah

Halaman
1234
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved