ABK Kapal China Patah Kaki saat Berlayar di Selat Malaka, Korban Dievakuasi ke Banda Aceh

Seorang anak buah kapal (ABK) asing dari Kapal MV Huahailong berbendera Cina mengalami patah kaki karena kecelakaan kerja.

ABK Kapal China Patah Kaki saat Berlayar di Selat Malaka, Korban Dievakuasi ke Banda Aceh
Serambi Indonesia/Sari Muliyasno
Foto Ilustrasi: Kapal KN SAR Kresna 232 milik Basarnas Aceh, merapat di Dermaga Sinabang, Simeulue, Kamis (12/5/2018). Kedatangan kapal tersebut untuk menjemput petugas dari Pos SAR Simeulue yang akan mengikuti Tsunami Drill yang berlangsung di Pulau Banyak, Aceh Singkil. SERAMBI/SARI MULIYASNO 

Laporan Wartawan Serambi, Muhammad Nasir

TRIBUNNEWS.COM, BANDA ACEH – Seorang anak buah kapal (ABK) asing dari Kapal MV Huahailong berbendera China mengalami patah kaki karena kecelakaan kerja, Jumat (10/11/2018) pagi.

Kejadian itu berlangsung saat kapal kargo pengangkut kapal tersebut sedang berlayar di Selat Malaka.

Kapal itu sedang berlayar dari Singapura menuju Ghana.

ABK asing tersebut bernama Liu Ming Tao (32), berkewarganegaraan Cina.

Kapten KN SAR Kresna, Kapten Supriadi kepada Serambinews.com mengatakan, korban mengalami kecelakaan saat sedang bekerja di atas kapal yang sedang berlayar tersebut.

Akibat kecelakaan itu kaki korban patah, sehingga membutuhkan pertolongan medis segera.

"Korban mengalami kecelakaan kerja hingga patah kaki, informasinya terkena forklift (kendaraan dua garpu) saat sedang bekerja di atas kapal," ujar Supriadi.

Baca: Sahluki Tak Menyangka Menonton Drama Kolosal Surabaya Membara Jadi Permintaan Terakhir Erikawati

Menurut Kapten Supriadi, pihak SAR Banda Aceh mendapat informasi dari PT Pelni selaku agen pelayaran pukul 11.30 WIB.

Lalu mereka dalam kondisi siaga menunggu kapal sampai di Perairan Banda Aceh.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved