Lantik Pengurus Provinsi Aceh, Arus Bawah Jokowi Tegaskan Komitmen Pemerataan Pembangunan

Pelantikan dilakukan langsung oleh Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Arus Bawah Jokowi (DPP ABJ), Umar Maya Ibnu Fajar.

Lantik Pengurus Provinsi Aceh, Arus Bawah Jokowi Tegaskan Komitmen Pemerataan Pembangunan
Ist/Tribunnews.com
Dewan Pimpinan Daerah Arus Bawah (DPD ABJ) Propinsi Aceh menggelar acara pelantikan pengurus masa bhakti 2018-2018 di Hotel Hijrah Jalan Sultan Iskandar Muda Nomor 1 Lambaro, Siron, Aceh Besar, Sabtu 24 November 2018. 

TRIBUNNEWS.COM, ACEH - Dewan Pimpinan Daerah Arus Bawah Jokowi (DPD ABJ) Provinsi Aceh menggelar acara pelantikan pengurus masa bhakti 2018-2018 di Hotel Hijrah Jalan Sultan Iskandar Muda Nomor 1 Lambaro, Siron, Aceh Besar, Sabtu 24 November 2018.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Arus Bawah Jokowi (DPP ABJ), Umar Maya Ibnu Fajar.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan antara pengurus pusat dan Ketua DPD ABJ Propinsi Aceh, Mariani dan Sekretaris Mohamad Kholidin.

Dalam sambutannya, Sekjen DPP ABJ Umar Maya Ibnu Fajar mengatakan pengurus DPD ABJ Banda Aceh tidak akan terbentuk tanpa adanya kesadaran dari masyarakat dan simpatisan Jokowi di Bumi Tanah Rencong.

Dari laporan yang disampaikan pengurus setempat, musyawarah demi musyawarah selanjutnya digelar dan kemudian memilih sejumlah nama yang mau dan mampu menjadi pengurus.

"Selamat dan sukses kepada Ketua DPD ABJ Banda Aceh Saudari Mariani dan Sekretaris Saudara Mohamad Kholidin. Semoga ke depan kerja-kerja relawan di Banda Aceh semakin terkonsolidasi dengan baik," kata Fajar.

Ia mengungkapkan, Presiden Jokowi sejak awal memberikan perhatian serius terhadap pembangunan di Aceh.

Hal itu dibuktikan dengan kunjungan ke ujung paling barat Negara Kesatuan Republik Indonesia setelah dilantik. Jokowi bahkan tercatat sebagai Presiden pertama menginjakkan kaki di tugu kilometer Nol di Pulau Weh Sabang.

Infrastruktur juga digenjot untuk pemerataan pembangunan. Dari bendungan, pembangunan jalan, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL),

Jaringan Air Limbah, pembangkit tenaga listrik hingga percepatan pembangunan infrastruktur Kawasan Ekonomi Khusus di Lhokseumawe.

Halaman
12
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved