Pancasila Pedoman dalam Gerak Bersama Rakyat Bangun Bangsa

Ekspresi keberagaman bisa dengan mudah ditemui di Yogyakarta, kesederhanaan hingga keberagaman kuliner

Pancasila Pedoman dalam Gerak Bersama Rakyat Bangun Bangsa
ISTIMEWA
Anggota DPR RI dapil DIY dan Eko Suwanto di acara Sosialisasi Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika di Kota Yogyakarta. 

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA-Perjuangan untuk menjaga keragaman dan ideologi Pancasila harus selalu jadi gerak bersama seluruh rakyat Indonesia. Tantangan bersama saat ini sejatinya adalah nafsu pihak pihak yang tidak mengerti sejarah bangsa dan mempersoalkan eksistensi NKRI yang berdasar Pancasila.

Hal mengemuka saat Sosialisasi Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Acara ini dihadiri nara sumber Idham Samawi, anggota DPR RI dapil DIY dan Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan serta di pandu moderator Ahmad Ma'ruf dosen UMY di Yogyakarta, Jumat malam, (7/12/2018).

"Kita banyak mewarisi perbedaan, adanya keberagaman sebagai bangsa Indonesia, penting untuk selalu mendapatkan yang terbaik. Saya berpesan agar kita tetap menjaga dan berpedoman dengan ideologi Pancasila," kata Idham Samawi.

Upaya bangsa Indonesia untuk merdeka dan terbebas dari penjajahan asing, kini wajib diisi dengan membangun kehidupan rakyat agar lebih sejahtera.

Meski berbeda asal, suku bangsa dan agama, pilihan untuk menjadi satu bangsa yang besar sudah final. Inilah yang wajib dijaga terus, oleh segenap elemen bangsa.

"Melalui sosialisasi ideologi Pancasila secara terus menerus, kita bisa bersatu. Ada ikatan kebangsaan dengan Pancasila," kata Idham Samawi di hadapan 200 peserta sosialisasi dari unsur pendamping difabel, ormas keagamaan dan anggota linmas kota Yogyakarta.

Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan dapil Kota Yogyakarta dalam kesempatan itu menegaskan tugas merawat ke-Indonesia-an menjadi kewajiban bersama.

Apalagi di DIY dengan Jogja Istimewa, wilayah yang berpenduduk 3,6 juta, dengan ratusan ribu pendatang yang belajar dan bekerja di Jogja hidup dalam keberagaman.

"Kita di Yogyakarta memiliki budaya, kearifan bagaimana bertanggung jawab menjunjung Bhinneka Tunggal Ika dengan keramahan warga Jogja," kata Eko Suwanto, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DIY yang maju kembali pada pemilu 2019.

Ada banyak keteladanan, kebiasaan dan budaya yang perlu terus di-uri-uri. Ekspresi keberagaman bisa dengan mudah ditemui di Yogyakarta, kesederhanaan hingga keberagaman kuliner. Meski berbeda, posisi yang lekat dengan beragam identitas, tak hanya kota pendidikan, kota budaya.

Halaman
12
Editor: Rachmat Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved