Magetan Darurat Bencana Alam, Pos Siaga Bencana Didirikan di Sejumlah Wilayah

Bupati Magetan Suprawoto memerintahkan BPBD mendirikan Pos Siaga Darurat bencana banjir, tanah longsor, dan angin kencang di sejumlah wilayah.

Magetan Darurat Bencana Alam, Pos Siaga Bencana Didirikan di Sejumlah Wilayah
Tribunjatim.com/Doni Prasetyo
Jembatan di Dukuh Duwet, Desa Sombo, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan runtuh, Jumat (5/5-2017) sekitar pukul 16.40 WIB. TRIBUN JATIM/DONI PRASETYO 

TRIBUNNEWS.COM, MAGETAN - Bupati Magetan Suprawoto memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mendirikan Pos Siaga Darurat bencana banjir, tanah longsor, dan angin kencang di sejumlah wilayah di Kabupaten Magetan.

Surat perintah Bupati Magetan nomor 188/244/Kept./403.013/2018 tentang status siaga darurat bencana banjir, tanah longsor, dan angin kencang di wilayah Kabupaten Magetan itu terbit 7 Desember 2018.

Surat perintah itu mempertimbangkan iklim pada akhir November 2018 hingga Januari 2019, wilayah Jawa Timur mulai memasuki musim hujan dengan potensi hujan ringan hingga lebat, disertai angin kencang yang dapat mengakibatkan banjir dan tanah longsor.

Sesuai surat perintah Bupati Magetan, status siaga darurat bencana ditetapkan selama 90 hari, sejak 30 November hingga 27 Februari 2019.

Pendirian Pos Siaga Bencana di sejumlah titik lokasi wilayah rawan bencana itu merupakan langkah awal.

Pos siaga bencana itu selain dilengkapi peralatan monitoring bencana, berupa handy talkie, radio komunikasi, kendaraan pick-up, motor trail, gergaji mesin, pacul, tandu, dan perlengkapan kebencanaan lain.

Baca: Rumahnya Alami Longsor, Made Oktara Selamat, Istri dan 3 Anaknya Meninggal Tertimbun Bangunan

Didirikannya Pos Siaga Bencana, salah satunya di Kecamatan Poncol ini karena Kecamatan Poncol merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Magetan yang dikenal paling rawan bencana longsor, banjir, dan angin kencang.

Menurut Plt Kalaksa BPBD Magetan, Ari Budi Santosa, didampingi Kasi Kedaruratan dan Logistik (Darlog), Fery Yoga Saputra, kawasan rawan longsor berada di Kecamatan Poncol, Parang, dan Plaosan.

Namun, yang paling rawan ada di Poncol. Karena itu pos bantuan bencana dipilih di tengah-tengah, yaitu di Poncol.

"Wilayah bencana alam, longsor ada di beberapa wilayah. Namun, BPBD memilih mendirikan Pos Siaga di Lapangan Poncol, untuk tanggap bencana di daerah, Parang, Plaosan, dan Poncol,"kata Ari Budi Santoso kepada TribunJatim.com, Minggu (9/12/2018).

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved