Delapan PNS Pangkep Terancam Diberhentikan Tidak Hormat

Delapan orang ini sudah dipanggil Wakil Bupati Pangkep, Syahban Sammana untuk diberitahukan kalau ada aturan seperti ini dari pusat

Delapan PNS Pangkep Terancam Diberhentikan Tidak Hormat
Net
Ilustrasi PNS 

Laporan Wartawan Tribun Timur Penrang Wajo

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Delapan orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja dilingkup Pemerintah Kabupaten Pangkep terancam diberhentikan tidak hormat dari jabatannya. 

Delapan orang ini sudah dipanggil Wakil Bupati Pangkep, Syahban Sammana untuk diberitahukan kalau ada aturan seperti ini dari pusat.

Kepala Bidang Pembinaan dan Evaluasi Kinerja ASN Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pangkep, Abdul Kahar Mustakim mengatakan, mereka yang diberhentikan ada yang bekerja di dalam lingkup Kantor Bupati Pangkep, instansi pendidikan dan instansi di luar Pemkab Pangkep.

"Mereka ini yang pernah berkasus tetapi kerugian negara sudah diganti dulu. Jadi kalau ada aturan seperti ini yah itu mereka harus ikut aturan," ungkapnya.

Dia menambahkan, langkah selanjutnya menunggu proses peninjauan ulang kembali.

"Jadi sekarang ini masih tarik ulur, karena kan se Indonesia aturannya. Soal kapan surat pemberhentiannya diberikan, itu kita menunggu proses untuk ditinjau ulang," jelasnya.

Baca: PNS Pemkot Pematangsiantar yang Dipecat karena Kasus Korupsi Protes

Rencana pemberhentian itu sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang dikeluarkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) serta Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 15 tahun 2018.

Selain itu, juga ada surat edaran nomor 800/07/BKPPD tentang pemberian sanksi bagi PNS yang tidak mematuhi jam kerja.

Di surat edaran Bupati Pangkep tanggal 2 Januari 2009 tersebut menyebut, dalam rangka optimalisasi pelaksanaan peraturan pemerintah nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dan perka BKN nomor 21 tahun 2010, maka dengan ini disampaikan hal-hal sebagai berikut :

Halaman
1234
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved