Diproyeksikan untuk Ekspor Asia dan Eropa, Industri Kereta Api Banyuwangi Groundbreaking 24 Januari

Industri kereta api terintegrasi dan terbesar di Indonesia milik PT INKA (Industri Kereta Api) di Banyuwangi, bakal menjalankan proses groundbreaking

Diproyeksikan untuk Ekspor Asia dan Eropa, Industri Kereta Api Banyuwangi Groundbreaking 24 Januari
surya/istimewa
Pertemuan PT INKA bersama Pemkab Banyuwangi 

“Awal 2020 isi mesin dan teknologi. Pertengahan 2020 mulai produksi. Kami menargetkan bisa memproduksi 4 kereta made in Banyuwangi per hari untuk memenuhi pesanan ekspor,” ujarnya.

Agung menjelaskan, dalam pengembangan industri kereta api di Banyuwangi ini, pihaknya menggandeng Stadler Rail Group dari Swiss.

“INKA telah bekerja sama dengan beberapa perusahaan dunia. Namun, hanya sebatas hubungan sebagai supplier dan vendor. Tidak ada yang mau transfer of knowledge. Hal ini berbeda dengan Stadler Rail yang mau membawa teknologi dan pasarnya ke Banyuwangi,” kata Agung.

Nantinya semua pesanan kereta, baik pesanan INKA maupun Stadler, diproduksi di Banyuwangi.

INKA fokus di pasar Asia seperti Bangladesh, India, Filipina.

"Sementara pasar Stadler di kawasan Amerika dan Eropa. Termasuk nanti kita incar Afrika. Semuanya diproduksi di Banyuwangi," tambah Agung.

Dia memproyeksikan, industri kereta di Banyuwangi akan memproduksi berbagai jenis kereta.

Seperti kereta Metro, LRV (Light Rail Vehicles), dan beberapa jenis lainnya.

“Kami mampu menyerap tenaga kerja 500 hingga 2000 orang,”tambahnya.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Pasok Pasar Asia-Eropa, Industri Kereta Api Banyuwangi Groundbreaking 24 Januari 2019

Editor: Sugiyarto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved