Para Pemburu Penyu Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara

Perdagangan satwa dilindungi seperti penyu itu diancam dengan hukuman penjara maksimum 5 tahun dan denda Rp 100 juta.

Para Pemburu Penyu Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara
Tribun Kaltim/Geafry Necolsen
Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti saat berkunjung ke Berau. Melalui akun twitter-nya, susi meminta agar pemerintah daerah menghentikan aksi perburuan penyu. 

TRIBUNNEWS.COM, TANJUNG REDEB - Kasus penangkapan penyu untuk dijadikan aksesoris atau keperluan ilegal lainnya menjadi perhatian aparat kepolisian.

Terlebih lagi, setelah Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menyebutnya di akun media sosial twitter.

Melalui akun twitter @susipudjiastuti, dia meminta agar pemerintah daerah untuk segera menghentikan pembantaian terhadap penyu-penyu tersebut.

Perburuan penyu ini sudah terjadi puluhan tahun silam.

Tidak hanya karapas (tempurung) saja, tapi juga daging dan telurnya untuk dikonsumsi dan memiliki nilai jual yang tinggi.

Menanggapi hal ini, Kapolres Berau, AKBP Pramuja Sigit Wahono mengatakan, pihaknya rutin menggelar patroli dan pengawasan di wilayah laut meski dengan segala keterbatasan.

Pramuja Sigit Wahono menjelaskan, pihaknya berulang kali memberikan pembinaan masyarakat di wilayah pesisir dan Kepulauan Derawan agar tidak melakukan perburuan penyu.

Baca: Pasangan Suami Istri Tewas Setelah Menenggak Racun, Pesannya pada Adik Agar Dikubur Berdekatan

Karena penyu termasuk fauna terancam punah dan dilindungi oleh UU Nomor 5/1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Perdagangan satwa dilindungi seperti penyu itu diancam dengan hukuman penjara maksimum 5 tahun dan denda Rp 100 juta.

Berdasarkan aturan itu, pihaknya akan memburu dan menindak tegas para pemburu penyu.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved