Lemparan Ponsel dan Pukulan Pacar Akibatkan Wanita Asal Alor Ini Meninggal Dunia

Penganiayaan dipicu pelaku yang menyuruh korban untuk memasak nasi namun permintaan tersebut ditolak oleh korban sehingga membuat pelaku emosi

Lemparan Ponsel dan Pukulan Pacar Akibatkan Wanita Asal Alor Ini Meninggal Dunia
net
Ilustrasi 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

TRIBUNNEWS.COM, KUPANG -- Surni Puling Tuati (22), wanita muda asal Batutenata, Kelurahan Nusa Kenari, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor ini harus meregang nyawa di tangan pasangannya.

Usai dilempar menggunakan handphone tepat di mata kanannya dan dipukul di bagian pundak oleh Noke alias HM (23), perempuan muda itu pingsan dan tak sadarkan diri hingga meninggal  saat tiba di RSUD Kalabahi Kabupaten Alor pada Minggu (13/1/2019).

Kejadian naas itu terjadi di rumah kost mereka di Batutenata, RT.05/RW.03, Kelurahan Kenari Kota Kalabahi.

Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Jules Abraham Abast kepada POS-KUPANG.COM pada Senin (14/1/2019) menjelaskan penganiayaan itu terjadi pada Minggu siang sekira pukul 13.30 Wita di rumah kost mereka yang beralamat di Kelurahan Kenari Kota Kalabahi, Alor.

Kombes Pol Jules menjelaskan, kejadian itu bermula dari pertengkaran antara keduanya pada hari Sabtu (12/1/2019).

Saat itu, urai Jules, pelaku menyuruh korban untuk memasak nasi namun permintaan tersebut ditolak oleh korban.

Karena merasa tidak puas atas penolakan itu, pelaku pun secara spontan memukul korban menggunakan kain selimut sebanyak dua kali yang mengenai wajah korban.

Korban yang tidak terima kemudian mengambil gelas dan piring kemudian memecahkannya di depan pelaku.

Pada Minggu (13/1/19) sekitar pukul 14.00 Wita, saat pelaku hendak membangunkan korban untuk mengajak makan siang bersama namun ditolak. 

Baca: Ketua Pokmas di Pamekasan Dipolisikan terkait Dugaan Penganiayaan Wartawan

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved