Dari Laporan di 112, Remaja Diduga Geng Motor Semarang Diamankan

Warga masyarakat Kota Semarang akhirnya bisa bernafas lega, pasalnya sejumlah aksi meresahkan di Kota Semarang yang belakangan kerap terjadi mulai ter

Dari Laporan di 112, Remaja Diduga Geng Motor Semarang Diamankan
Pemkot Semarang
Dari Laporan di 112, Remaja Diduga Geng Motor Semarang Diamankan 

Warga masyarakat Kota Semarang akhirnya bisa bernafas lega, pasalnya sejumlah aksi meresahkan di Kota Semarang yang belakangan kerap terjadi mulai terungkap satu per satu.

Salah satunya terkait aksi yang diduga dilakukan oleh komplotan geng motor, dimana aksinya sempat viral ketika melakukan penyerangan pada beberapa tempat. Tindakan yang meresahkan warga belakangan tersebut pun berhasil diredam, pasca sejumlah remaja yang diduga merupakan anggota geng motor berhasil diamankan oleh pihak kepolisian di Kota Semarang.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menjelaskan, partisipasi masyarakat dan respon cepat pihak kepolisian di Kota Semarang menjadi kunci sukses dalam mewujudkan keamanan dan kenyamanan di kota yang dipimpinnya tersebut.

Kekompakan berbagai elemen di Kota Semarang untuk meredam berbagai aksi meresahkan itu, antara lain terlihat dari diamankannya sejumlah remaja yang diduga anggota geng motor, berasal dari laporan masyarakat melalui call center gawat darurat di nomor 112 milik Pemerintah Kota Semarang.

Proses masuknya laporan melalui call center 112 Pemerintah Kota Semarang itu pun dibagikan oleh Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut melalui akun sosial media miliknya, baik facebook, twitter, maupun instagram @HendrarPrihadi.

Dalam rekaman percakapan call center 112 yang diunggahnya, menunjukkan adanya laporan dari masyarakat yang menginfokan perihal keberadaan beberapa pihak yang diduga anggota geng motor di wilayah Tlogosari, Kota Semarang. Laporan itu lah yang kemudian langsung ditindaknjuti oleh pihak kepolisian di Kota Semarang, dengan melakukan pengamanan.

Hendi sendiri selaku Wali Kota Semarang mengharapkan masyarakat dapat terus aktif berpartisipasi dalam menjaga kondusifitas Kota Semarang melalui berbagai cara. Selain membuat edaran kepada camat lurah agar menggiatkan siskamling, call center 112 diharapkan dapat menjadi media sinergitas seluruh elemen di Kota Semarang.

"Tentu saja saya mengapresiasi kepada sedulur-sedulur yang terus aktif berkomunikasi dengan kami melalui call center 112," tutur Wali Kota Semarang yang juga politisi PDI Perjuangan ini. "Selain itu juga apresiasi setinggi-tingginya saya berikan kepada sedulur-sedulur kepolisian, karena selalu merespon laporan yang diberikan dengan cepat," imbuhnya. (*)

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved