Ungkap Kasus TPPO, Polrestabes Bandung Jemput Korban di Nabire

Korban dijanjikan digaji Rp 30 ‎juta per bulan namun ternyata bekerja jadi perempuan bookingan

Ungkap Kasus TPPO, Polrestabes Bandung Jemput Korban di Nabire
Tribun Jabar/Mega Nugraha Sukarna
Wakapolrestabes Bandung AKBP Gatot Sujono saat memberikan keterangan terkait kasus tindak pidana perdagangan orang di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka Kamis (14/2). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Mega Nugraha Sukarna

 

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG-  Empat orang ditetapkan tersangka kasus perdagangan orang oleh penyidik Satreskrim Polrestabes Bandung pada pekan ini. Empat orang ini, perempuan berinisial Fr (16, laki-laki berinisial Ari (17) berinisia‎l FR perempuan, ARI laki-laki, Mami Bela dan Mami Puspa.

"Empat orang kami tetapkan sebagai tersangka kasus tindak pidana perdagangan orang dan tindak pidana terhadap anak. Dua orang tersangka masih di bawah umur, ditangkap di Jalan Ibrahim Adjie," ujar Wakapolrestabes AKBP Gatot Sujono di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Kamis (14/2).

Untuk tersangka Mami Puspa ditangkap di Jakarta Timur dan Mami Bela ditangkap di Ujung Berung Kota Bandung,  Januari lalu.

Dua tersangka kini ditahan untuk kepentingan penyidikan di Rutan Kebonwaru Bandung. ‎Sisanya yang masih di bawah umur dititipkan di Lapas Anak Sukamiskin.

Ia mengatakan, kasus ini bermula saat polisi mendapat laporan dari orang tua yang anaknya menjadi korban, berinisial D (17). Para tersangka kata Gatot, mengajak dan membujuk rayu para korban dengan gaji besar untuk dipekerjakan di tempat hiburan malam.

"Dijanjikan digaji Rp 30 ‎juta per bulan. Ternyata itu tidak terjadi, korban malah bekerja jadi perempuan bookingan," ujar Gatot.

Baca: 2 Warga Pakistan Terduga Pelaku Mutilasi Bos Tekstil Asal Bandung Sempat Lapor ke Polisi Malaysia

Gatot menerangan, tersangka Fr dan Ari bertugas mencari perempuan yang hendak dipekerjakan di ke Nabire Papua dengan iming-iming gaji besar. Keduanya diperintah oleh Mami Bela dan Ma‎mi Pusta.

"Sedangkan Mami Bela dan Puspa bertugas sebagai penghubung untuk dikirim dan dipekerjakan di tempat seorang pria bernama Edi Macheli. Edi Macheli ini berstatus DPO," kata Gatot.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved