BNI Pastikan Area Layanan Aman Pasca Penyerangan di Cabang Dumai

Ini menyusul terjadinya perusakan fasilitas layanan perbankan oleh seorang oknum di Kantor Cabang Utama (KCU) Dumai, Provinsi Riau,

BNI Pastikan Area Layanan Aman Pasca Penyerangan di Cabang Dumai
Tribun Pekanbaru
Suasana Bank BNI 46 Dumai masih mencekam setelah aksi nekat pria baju merah diduga hendak merampok bank pelat merah tersebut. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memastikan pengamanan di seluruh banking hall atau area pemberian layanan kepada nasabah yang ada di kantor-kantor cabangnya akan dilaksanakan secara maksimal demi kenyamanan dan keamanan masyarakat yang membutuhkan pelayanan perbankan.

Ini menyusul terjadinya perusakan fasilitas layanan perbankan oleh seorang oknum di Kantor Cabang Utama (KCU) Dumai, Provinsi Riau, Senin (11/3/2019).

Corporate Secretary BNI Meiliana mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan petugas satuan pengamanan untuk memastikan peristiwa gangguan keamanan dan ketertiban di kantor cabang BNI tidak terjadi di masa mendatang.

Baca: Ratna Sarumpaet Nyatakan Siap Jalani Sidang Ketiga di PN Jaksel

BNI meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan terhadap aset BNI, baik di lingkungan gedung kantor, Outlet dan ATM BNI.

“Apabila ada diantara petugas keamanan BNI yang melihat, menemukan, atau mendapatkan hal-hal yang mencurigakan, kami meminta untuk segera melaporkan kepada pihak berwajib dan petugas keamanan setempat. Kami juga akan memperketat pengamanan dengan tetap memperhatikan tata kesopanan sehingga tidak akan mengganggu kenyamanan nasabah dalam bertransaksi di outlet BNI,” ujarnya.

Baca: Etika Politik Jadi Pembahasan Seru Dalam Diskusi Empat Pilar MPR

BNI menyerahkan sepenuhnya proses hukum terhadap pelaku pada aparat berwajib.

Operasional BNI di Kantor Cabang Dumai tetap beroperasi normal.

“Kami menyampaikan penghargaan dan terimakasih kepada Aparat Kepolisian dan masyarakat yang telah membantu meredam aksi perusakan yang dilakukan pelaku. Kami menunggu perkembangan selanjutnya dari pihak berwajib, termasuk motif pelaku karena yang bersangkutan bukan nasabah maupun debitur kami.”

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved