Erupsi Gunung Agung

Hujan Abu Vulkanik Terjadi di Wilayah Karangasem Setelah Gunung Agung Erupsi Petang Tadi

Sejumlah wilayah di Karangasem, Bali diguyur hujan abu vulkanik, Jumat (15/3/2019) akibat erupsi Gunung Agung.

Hujan Abu Vulkanik Terjadi di Wilayah Karangasem Setelah Gunung Agung Erupsi Petang Tadi
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Gunung Agung dilihat dari Desa Bugbug, Karangasem, Jumat (15/6/2018). TRIBUN BALI/EKA MITA SUPUTRA 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUNNEWs.COM, DENPASAR - Sejumlah wilayah di Karangasem, Bali diguyur hujan abu vulkanik, Jumat (15/3/2019).

Sebelumnya Gunung Agung kembali mengalami erupsi, sekitar pukul 18.27 WITA.

Tinggi kolom abu teramati ± 1.000 meter di atas puncak (± 4.142 meter di atas permukaan laut).

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah barat.

Baca: Pulang ke Indonesia, Rionny Mainaky Mengaku Siap Berjuang dan Berbakti

“Sejumlah wilayah di Karangasem terjadi hujan abu vulkanik. Laporan dari pantauan radio komunikasi Pasebaya, hujan abu terjadi di Tongtongan, Sukadana, dan Tianyar Timur. Juga terdeteksi di wilayah Tianyar Barat,” jelas Kepala BPBD Provinsi Bali I Made Rentin, Jumat (15/3/2019) malam.

Ia menambahkan, untuk aktivitas pemedek (umat) ramai di Pura Agung Besakih tetap berjalan normal.

Baca: Yusri Sebut Pemerintah Selandia Baru Lalai Beri Perlindungan Kepada Umat Jalankan Ibadah

Petugas gabungan (basarnas, PMI, BPBD & Relawan) tetap memantau aktivitas umat yang melakukan persembahyangan di Pura Agung Besakih.

Made Rentin menyampaikan kemungkinan sebaran abu vulkanik Gunung Agung masih terjadi malam ini dan bisa jadi berpotensi terus berlanjut.

Untuk itu, pihaknya meminta kondisi Gunung Agung terus dimonitor dan mengarahkan warga sekitar yang berpotensi terkena hujan abu berada dalam tempat yang aman.

Halaman
12
Editor: Adi Suhendi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved