Petugas TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1.500 Ekor Burung Kicauan

Pangkalan TNI AL Denpasar menggagalkan upaya penyelundupan 1.500 ekor burung jenis kicauan dari Lombok ke Denpasar, Bali melalui Pelabuhan Padang Bai.

Petugas TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1.500 Ekor Burung Kicauan
IST
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Bali Busrah Ardans

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Pangkalan TNI AL Denpasar menggagalkan upaya penyelundupan 1.500 ekor burung jenis kicauan dari Lombok ke Denpasar, Bali melalui Pelabuhan Padang Bai.

Pengamanan tersebut berawal dari informasi yang disampaikan petugas pelabuhan Lembar dan personel Lanal Mataram pada Jumat, (15/3/2019), malam.

Upaya penyelundupan beberapa jenis burung kicau itu, diamankan oleh personel Lanal Denpasar, BKIPM kota Denpasar dan Dinas Karantina Hewan Pelabuhan Padang Bai dari sebuah mobil truk yang diangkut oleh kapal Ferry KMP.

Swarna Kartika rute penyeberangan Lembar ke Padang Bai.

Baca: Yuk, Datang ke Pameran Komik dan Mainan Internasional di Balai Kartini

Menurut keterangan dari supir truk berinisial SH dan pembawa burung FA dan MK, burung-burung itu merupakan milik RF di Lombok yang sengaja iselundupkan ke Denpasar untuk diperjualbelikan.

Diperkirakan ada sekitar 1.500 ekor burung jenis Kepodang, Manyar dan Kecial Kuning akan dikirim ke penjual burung di Pasar Satria Kota Denpasar.

Burung-burung tersebut disimpan dalam box plastik dan kardus kemudian ditutupi daun-daun untuk menghindari pemeriksaan petugas.

Berkat kejelian dan kerja sama petugas keamanan pelabuhan Lembar dengan instansi terkait di Pelabuhan Padang Bai, burung-burung kicau tersebut saat ini diamankan di kantor Karantina Hewan Padang Bai.

Menurut keterangan yang disampaikan petugas Karantina Hewan Pelabuhan Padang Bai, Lundra, jenis burung-burung tersebut bukan kategori burung yang dilindungi.

Halaman
12
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved