Petugas TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1.500 Ekor Burung Kicauan

Pangkalan TNI AL Denpasar menggagalkan upaya penyelundupan 1.500 ekor burung jenis kicauan dari Lombok ke Denpasar, Bali melalui Pelabuhan Padang Bai.

Petugas TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1.500 Ekor Burung Kicauan
IST
Ilustrasi 

Namun karena jumlahnya yang cukup banyak dikhawatirkan dapat membawa bibit penyakit ke wilayah Denpasar.

"Untuk itu rencana pengamanannya akan diserahkan kepada pihak Dinas Karantina dan BKSDA sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku," kata dia.

Saat ini jenis burung-burung tersebut memang sering dicari oleh masyarakat pecinta burung kicau sebagai sarana hiburan dan perlombaan.

Walaupun harganya tidak terlalu mahal, lanjut dia, namun apabila dikonsumsi secara besar-besaran dikhawatirkan habitat jenis burung tersebut rawan terjadi kepunahan karena rentan terhadap penyakit dan bisa menimbulkan kematian dalam jumlah besar.

Komandan Lanal Denpasar, Kolonel Laut (P) Henricus Prihantoko mengatakan, keberhasilan bersama dalam menggagalkan upaya penyelundupan burung kicau yang tidak dilengkapi dengan dokumen yang sah terus ditingkatkan untuk membangun sinergitas dan soliditas antara TNI AL dengan instansi terkait.

"Untuk itu, ke depannya sudah merupakan suatu kewajiban bagi Pangkalan TNI AL Denpasar Bali membangun kerja sama dengan petugas keamanan pelabuhan dalam meminimalisir kegiatan ilegal melalui penyeberangan kapal dari Pelabuhan Lembar ke Padang Bai yang dapat merugikan dan menimbulkan dampak negatif terhadap keamanan wilayah di Perairan Provinsi Bali yang dilalui jalur ALKI II," jelas Henricus melalui siaran persnya yang diterima tribun-bali.com, Sabtu (16/3/2019) siang tadi.

Dia menegaskan, Pangkalan TNI AL Denpasar akan selalu bekerja keras dalam mengamankan wilayah Perairan Bali dalam mengantisipasi segala bentuk kegiatan ilegal dari dan lewat laut baik melalui pelabuhan penyeberangan Padang Bai, Gilimanuk, Celukan Bawang maupun pelabuhan-pelabuhan rakyat yang ada di wilayah Bali.

Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved