2.183 Pengawas TPS di Kaltara Belum Terpenuhi 100 Persen

Tugas Pengawas TPS sendiri sangat penting yakni mengawasi proses distribusi C6 dan proses pemungutan dan perhitungan suara di setiap TPS-nya

2.183 Pengawas TPS di Kaltara Belum Terpenuhi 100 Persen
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
SIMULASI - Peserta mengikuti Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilihan Umum 2019 di Kantor Kecamatan Gunung Anyar, Surabaya, Minggu (27/1). Kegiatan yang diikuti Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari tujuh kecamatan di Surabaya (dapil Surabaya 3) itu untuk memberikan pengetahuan terkait mekanisme dan prosedur di Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat pelaksanaan Pemilihan Umum 17 April nanti. (SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ) 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co Muhammad Arfan

TRIUBUNNEWS.COM, TANJUNG SELOR - Kurang dari sebulan waktu pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS), jumlah Pengawas TPS di Kalimantan Utara belum mencukupi.

Komposisi Pengawas TPS adalah 1:1 atau satu Pengawas untuk satu TPS. Artinya dibutuhkan sebanyak 2.183 Pengawas TPS di semua wilayah Kalimantan Utara.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalimantan Utara Siti Nuhriyati menjelaskan, rekruitmen Pengawas TPS saat ini terus berproses. Yang menjadi kendala ialah faktor usia dan kualifikasi pendidikan.

"Kualifikasi harus 25 tahun. Dan pendidikan minimal SMA. Banyak yang mau tetapi tidak memenuhi syarat kualifikasi iti," kata Siti saat disua di Mapolda Kalimantan Utara, Rabu (20/3/2019).

Kendala yang dialami hampir semua daerah di Tanah Air ini telah dibahas dalam rapat dengar pendapat antara Bawaslu RI dan Komisi II DPR RI.

"Informasinya, Komisi II akan melaporkan ke Presiden. Kami tunggu hasilnya apakah ada perubahan regulasi," ujarnya.

Tugas Pengawas TPS sendiri sangat penting yakni mengawasi proses distribusi C6 dan proses pemungutan dan perhitungan suara di setiap TPS-nya.

"Kami menunggu keputihan dari pusat sampai tanggal 25 Maret ini. Karena yang sudah memenuhi syarat akan dilantik tanggal itu, kemudian akan ada Bimtek," ujarnya.

Siti menambahkan, di Kalimantan Utara baru Kabupaten Tana Tidung yang telah memenuhi jumlah Pengawas TPS berdasarkan jumlah TPS di daerah tersebut.

"Yang lainnya ada yang belum terpenuhi, masih beproses. Ada juga yang jumlahnya cukup tetapi masih terkendala umur," ujarnya. (Wil)

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved