Diduga Ada Pelecehan di UIN STS Jambi - Mahasiswa Demo hingga Rektorat Lapor ke Kementerian

Mereka berunjuk rasa karena adanya kabar pelecehan seksual yang diduga dilakukan oknum pejabat Rektorat UIN STS Jambi.

Diduga Ada Pelecehan di UIN STS Jambi - Mahasiswa Demo hingga Rektorat Lapor ke Kementerian
Warta Kota
Ilustrasi pelecehan seksual. 

TRIBUNNEWS.COM - Kampus Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi (UIN STS) tercoreng.

Seorang pejabatnya, dituduh melakukan pelecehan seksual.

Akibatnya, kemarin (20/3) ratusan mahasiswa menggeruduk gedung rektorat UIN STS.

Mereka berunjuk rasa karena adanya kabar pelecehan seksual yang diduga dilakukan oknum pejabat Rektorat UIN STS Jambi.

Mereka menyampaikan beberapa tuntutan kepada pihak rektorat.

Sebagaimana disampaikan perwakilan mahasiswa dalam unjuk rasanya, bahwa oknum pejabat kepala biro melakukan pelecehan seksual terhadap pegawai honorer akademik yang juga bekerja di rektorat.

Baca: Pasutri Lakukan Pelecehan Seksual ke Bayi yang Berusia 6 Minggu hingga Harus Dibuatkan Anus Buatan

Baca: Ditegur saat Merokok, Irawan Tega Pukul Ayahnya hingga Tak Bernyawa

"Ini bukan pertama kali, tapi sudah tiga kali. Ini kami melakukan aksi ini sebagai bentuk untuk menghargai dan melindungi hak-hak perempuan," sebut perwakilan mahasiswa.

Kasus itu, kata perwakilan mahasiswa, sudah masuk dalam proses penyidikan. Bahkan menurutnya pihak kampus juga telah membentuk tim, namun sampai dengan saat ini tidak ada kejelasan.

Baca halaman selanjutnya >>>>>> 

Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved