Terseret Ombak Pantai Congot, Nizar dan Sahroji Ditemukan Ditemukan Tewas

Tim menemukan seorang remaja pertama kali sekitar 250 meter di sisi timur dari lokasi pertama ia tenggelam.

Terseret Ombak Pantai Congot, Nizar dan Sahroji Ditemukan Ditemukan Tewas
Grid.ID
Ilustrasi tenggelam 

TRIBUNNEWS.COM, KULON PROGO – Dua remaja ditemukan tewas tenggelam dan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di Pantai Congot, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kedua pelajar SMP itu berasal dari Kecamatan Temon, yakni M Nizar (13) asal Desa Palihan dan Okta Sahroji (14), warga Desa Janten.

Tim gabungan, baik dari Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 5 dan 6, Basarnas Yogyakarta, TNI Polri, relawan dan warga setempat, berhasil menemukan keduanya.

“Setelah melakukan penyisiran, semua korban sudah bisa ditemukan. Syukur mereka semua ditemukan,” kata Kepala Polisi Sektor Temon Komisaris Polisi Setyo Heri Purnomo, melalui pesan singkatnya, Sabtu (23/3/2019).

Nizar dan Okta hilang ditelan ombak tidak lama setelah berenang di Pantai Congot, Jumat (22/3/2019), sekitar pukul 16.00.

Baca: Gara-gara Chat Mesra Dengan Istri, Mabeos dan Lima Orang Siksa Lalu Habisi Roni

Baca: Kronologi Pembunuhan Siti Zulaeha Oleh Dr Wahyu Jayadi Teman Sekantornya

Baca: Berawal Dari Nonton TV, ETW Cabuli Teman Anaknya Hingga Hamil 4 Bulan

Keduanya terseret arus pantai selatan Yogyakarta yang memang terkenal sangat kuat. Nizar dan Ilham main ke Congot memang tidak sendiri.

Mereka datang ke pantai bersama kelima teman sebaya. Mereka memilih bermain air laut di sekitaran menara, jaraknya 500 meter dari Tempat Pendaratan Ikan dan 2 kilometer dari Pantai Wisata Glagah Indah. Kedua korban bermain ombak hingga jauh ke tengah.

Mereka sudah diingatkan teman-temannya untuk tidak menjauh, namun kedua korban tetap saja terseret ombak.

Tak lama kemudian, mereka hilang. Seluruh potensi SAR segera melakukan pencarian tak lama setelah mendapat laporan kecelakaan ini.

Mereka bertahan di lokasi untuk terus memantau situasi. Tidak sampai 24 jam, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Halaman
12
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved