Pria di Trenggalek Ditangkap Polisi Gara-gara Komentarnya di Facebook Menghina dan Mengancam

Mengumbar kata-kata kasar di Facebook, Sutrisno (40) warga Desa Sukorame, Kecamatan Gandusari ditetapkan sebagai tersangka, Selasa (26/3/2019).

Pria di Trenggalek Ditangkap Polisi Gara-gara Komentarnya di Facebook Menghina dan Mengancam
SURYAOnline/david yohanes
Sutrisno dikawal polisi keluar ruang tahanan Polres Trenggalek, Selasa (26/3/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, TRENGGALEK - Mengumbar kata-kata kasar di Facebook, Sutrisno (40) warga Desa Sukorame, Kecamatan Gandusari ditetapkan sebagai tersangka, Selasa (26/3/2019). 

Tersangka dijerat dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Kejadian bermula saat seorang Kiai Musyaroh (50) membagikan link berita di akun Facebook miliknya pada Kamis (15/3/2019). Berita yang dibagikan terkait caleg sebuah parpol diduga mencabuli anak kandungnya.

Ternyata unggahan itu dianggap menyinggung perasaan Sutrisno. Di kolom komentar, Sutrisno menulis kalimat yang dianggap tidak sopan.

"Bukan hanya tidak sopan, tersangka juga diduga menyebarkan ujaran kebencian. Sebab ditulisan yang dia unggah, ada ajakan membakar pesantren korban," terang Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang Wibowo S, Selasa (26/3/2019).

Dalam unggahan lewat akun bernama Ridwan S, Sutrisno menyebut Musyaroh sebagai kiai yang tidak paham hukum agama. 

"Seandainya besok ada kabar, kyai Musyaroh mencabuli santri 15 bagaimana?" tulis Sutrisno dalam Bahasa Jawa.

Tidak terima dengan unggahan Sutrisno, Musyaroh melapor ke Polres Trenggalek. Polisi yang melakukan penyelidikan mendapatkan lima tangkapan layar komentar Sutrisno.

"Komentarnya melanggar kesusilaan dan pencemaran nama baik, serta ujaran kebencian," tegas Didit.

Untuk menindaklanjuti laporan ini, Satreskrim Polres Trenggalek melakukan penyelidikan gabungan Unit Resmob dan Unit Pidana Khusus (Pidsus).

Halaman
12
Editor: Sugiyarto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved