Pemilu 2019

6 Kecamatan di Kabupaten Banggai Masih Belum Bisa Nyoblos Karena Keterlambatan Logistik

Padahal bila sesuai aturan, tempat pemungutan suara (TPS) sudah harus dibuka pukul 07.00 waktu setempat dan ditutup pukul 13.00

6 Kecamatan di Kabupaten Banggai Masih Belum Bisa Nyoblos Karena Keterlambatan Logistik
Tribunnews.com/Danang Triatmojo
Anggota Bawaslu RI Ratna Dewi Pettalolo di Ulujadi, Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (17/4/2019) 

Laporan wartawan tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, BANGGAI - Hingga pukul 11 WITA, pemungutan suara Pemilu 2019 untuk 6 Kecamatan di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah masih belum bisa dilaksanakan.

Padahal bila sesuai aturan, tempat pemungutan suara (TPS) sudah harus dibuka pukul 07.00 waktu setempat dan ditutup pukul 13.00.

Baca: Megawati: Rakyat Harus Menyambut Pemilu Riang Gembira

Hal itu dikarenakan ada keterlambatan pendistribusian logistik Pemilu untuk 6 Kecamatan tersebut.

"Ada informasi dari Kabupaten Banggai, di 6 Kecamatan sampai hari ini pemungutan belum bisa dilaksanakan karena logistik belum terdistribusi," ungkap Anggota Bawaslu RI Ratna Dewi Pettalolo di Ulujadi, Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (17/4/2019).

Enam Kecamatan itu meliputi, Kecamatan Luwuk (115 TPS), Kecamatan Luwuk selatan (65 TPS), Kecamatan Luwuk Utara (51 TPS), Kecamatan Batui (56 TPS), Kecamatan Batui Selatan (44 TPS), Kecamatan Moilong (60 TPS).

Dari keeman Kecamatan tersebut, sepenuturan Dewi wilayah itu memiliki pemilih dengan jumlah yang cukup besar.

Rinciannya, Luwuk 25.628 pemilih, Luwuk Selatan 15.786 pemilih, Luwuk Utara 10.213 pemilih, Batui 13.962 pemilih, Batui Selatan 10.426 pemilih, Moilong 13.539 pemilih.

Saat ini, Pemerintah Daerah dan pihak Kepolisian sedang fokus mengikuti perkembangannya.

Sementara Dewi juga sudah memerintahkan Bawaslu Provinsi untuk ikut turun ke lapangan menindak lanjuti keterlambatan proses distribusi logistik tersebut.

"Menurut informasi, itu kecamatan terbesar pemilihnya," ujar Dewi.

Jika hingga pukul 13.00 WITA, TPS di kecamatan-kecamatan itu tak kunjung dibuka, dan didapat unsur kesengajaan, maka Bawaslu RI akan menjadikan peristiwa ini sebagai temuan.

Baca: Merasa Nasionalis, Inul Daratista Ikhlas Jika Pilihannya Tak Menang Pemilu 2019

"Belum bisa kita katakan tidak bisa, karena masih menunggu waktu. Kalau sampai jam 1 belum terlaksana, itu akan jadi temuan Bawaslu. Kalau ada unsur kesengajaan kita harus tindak lanjuti," katanya.

"Kita berharap tidak ada satupun TPS yang terkendala logistik. Ini kaitannya dengan kinerja, kinerja ini terkait erat dengan perencanaan distribusi logistik," ujar dia.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved