Nasabah BRI di Mojokerto yang Tabungannya Rp 65 Juta Terkuras akan Lapor Polisi

Suhartoyo warga Dusun Ngepung, Desa Berat Wetan, Gedeg, Kabupaten Mojokerto akan melaporkan kasus tabungannya Rp 65 juta di BRI yang terkuras

Nasabah BRI di Mojokerto yang Tabungannya Rp 65 Juta Terkuras akan Lapor Polisi
surabaya.tribunnews.com/danendra kusumawardana
Suhartoyo menunjukkan rekening koran dan buku tabungannya. Nasabah Bank BRI Kantor Cabang Majapahit Kota Mojokerto ini mengaku saldo tabungannya terkuras Rp 65 juta setelah terima telepon kiriman bonus pulsa. 

TRIBUNNEWS.COM, MOJOKERTO - Suhartoyo warga Dusun Ngepung, Desa Berat Wetan, Gedeg, Kabupaten Mojokerto akan melaporkan terkait kasus terkurasnya tabungan yang disimpan di Bank BRI Simpedes.

Sebab, kasus penipuan ini belum menemui titik terang.

"Saya akan melapor ke polisi, saya ingin BRI bertanggung jawab," katanya saat dihubungi Surya.co.id, Minggu (21/4/2019).

Hartoyo mengungkapkan, beberapa pekan yang lalu pihak BRI telah mendatangi dirinya.

Dalam pertemuan itu, pihak BRI mengatakan tidak bisa ganti rugi jika penipuan terjadi karena keteledoran nasabah.

"BRI berkata jika saya sudah mengirim nomor token BRIVA saat ditelepon penipu.

Padahal saya merasa tidak pernah mengirim nomor token ataupun password ke siapapun," jelasnya.

Dia mengungkapkan, dirinya memiliki rencana melaporkan kejadian ini ke pihak polisi selepas Pemilu Rabu (17/4/2019).

Namun, ada beberapa faktor yang mengganjal dirinya untuk melapor ke polisi.

"Saya tidak bisa melapor ke polisi karena kaki saya sakit tidak bisa jalan.

Halaman
1234
Editor: Sugiyarto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved