Bersihkan Rumput di Pondok, Santri di Madiun Tewas Tersetrum Listrik

Kapolsek Kebonsari, AKP Sumarji, mengatakan santri berusia 21 tahun ditemukan tak sadarkan diri oleh teman-teman pondoknya.

Bersihkan Rumput di Pondok, Santri di Madiun Tewas Tersetrum Listrik
net
Ilustrasi mayat 

TRIBUNNEWS.COM, MADIUN - Seorang santri Pondok Pesantren Al-Huda Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, tewas tersengat listrik di halaman pondok.

Pagi itu, Kamis (25/4/2019), santri bernama Muhammad Semen, itu sedang membersihkan rumput di halaman pondok.

Kapolsek Kebonsari, AKP Sumarji, mengatakan santri berusia 21 tahun ditemukan tak sadarkan diri oleh  teman-teman pondoknya.

Saat itu, kondisi Semen masih hidup, namun ketika dibawa ke RSUD Dolopo nyawanya tak tertolong. 

Sumarji menuturkan, pagi itu Semen bersama santri lainnya sedang membersihkan rumput di halaman samping pondok pesantren. Saat itu,  Semen sedang membersihkan rumput di dekat jalan raya, tak jauh dari tianh listrik.

"Kegiatan membersihkan rumput ini biasa dilakukan setiap santri setiap pagi,"kata Sumarji saat dikonfirmasi.

Sumarji menuturkan, saat sedang membersihkan rumput itulah, diduga korban memegang kabel yang ada di dalam semak-semak dan tersetrum.

Baca: Main Layang-layang Pakai Tali Kawat, Fikri Tewas Tersetrum Kabel Listrik

"Saat ditemukan sudah tergeletak," jelasnya

Dari keterangan sejumlah saksi, sebelum kejadian nahas ini terjadi, petugas PJU sedang memperbaiki lampu penerangan. Diduga, ada kabel yang lampu yang terkelupas dan mengalir di besi penyangga tiang listrik.

"Ini masih dugaan. Kemarin memang ada petugas PJU yang memperbaiki lampu penerangan di jalan itu. Diduga ada kabel terkelupas," kata dia.

Saat ini jasad Semen kemudian dibersihkan dan dimandikan di pondok. Setelah itu jenazah disalatkan dan kemudian dibawa ke rumah duka di Kabupaten Tuban.

Hingga kini, pihak kepolisian masih menyelidiki kasus kematian santri yang diduga karena tersengat listrik. Polisi sudah meminta keterangan saksi dan juga menyita sejumlah barang bukti. 

Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved