Satu Bocah di Pekalongan Tewas Setelah Makan Cokelat Mermaid, Polisi Buru Penjual

Seorang bocah di Pekalongan meninggal dunia setelah mengonsumsi cokelat Mermaid. Kini, polisi buru penjual seharga Rp 500 itu.

Satu Bocah di Pekalongan Tewas Setelah Makan Cokelat Mermaid, Polisi Buru Penjual
istimewa
cokelat Mermaid. Seorang bocah di Pekalongan meninggal dunia setelah mengonsumsi cokelat Mermaid. Kini, polisi buru penjual seharga Rp 500 itu. 

Seorang bocah di Pekalongan meninggal dunia setelah mengonsumsi cokelat Mermaid. Kini, polisi buru penjual seharga Rp 500 itu.

TRIBUNNEWS.COM - Suasana duka masih menyelimuti kediaman Taufiq (42), warga Panjang Wetang Gang 1, Kecamatan Pekalongan Utara, Pekalongan, Jawa Tengah.

Anak Taufiq, Jesika Putri, yang belum genap lima tahun, menghembuskan napas terakhir setelah memakan jajanan anak berupa cokelat yang dibeli di warung sekitar rumah.

Taufiq beserta keluarga sangat terpukul atas kejadian tersebut.

Ia menjelaskan, Jesika merupakan sosok periang dan sangat ramah.

"Anak saya sebelum meninggal meminta untuk didaftarkan sekolah, dan akan masuk sekolah Agustus mendatang," papar Taufiq, saat ditemui Tribun Jateng, di rumah duka, Kamis (25/4/2019) petang.

Baca: Bukan Keracunan Kopi, Ternyata Ini Penyebab 4 Pria Kejang-kejang di Jalan

Baca: Waspada! Jangan Konsumsi Telur Bersamaan dengan 5 Makanan Ini Jika Tidak Ingin Keracunan

Taufiq tak menyangka, anak terakhirnya meninggal dunia setelah mengonsumsi cokelat mermaid.

"Anak saya bersama tiga temannya, membeli cokelat di warung, pada Rabu (24/4) sore."

"Selang satu jam setelah makan cokelat tersebut, ia muntah-muntah dan mengeluarkan keringat dingin," jelasnya.

Taufiq menjelaskan, kemudian pada Kamis dini hari, dia membawa Jesika ke RS Bendan Pekalongon, namun Tuhan memanggil anak terakhir saya.

"Hingga kini saya masih teringat akan permintaannya untuk sekolah," katanya.

Sementara itu, Wakil Kepala Polres Pekalongan Kota, Kompol I Wayan Tudy menuturkan, cokelat yang dikonsumsi oleh Jesika bermerk Mermaid.

Cokelat itu dijual seharga Rp 500 per bungkus.

BACA HALAMAN SELANJUTNYA >>>

Editor: sri juliati
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved