Dua Anggota Kelompok Anarko Sindikalis di Bandung Dikenai Pasal 170 Ayat 1

Seperti diketahui, 619 orang yang tergabung dalam kelompok anarko sempat diamankan di halaman Mapolrestabes Bandung.

Dua Anggota Kelompok Anarko Sindikalis di Bandung Dikenai Pasal 170 Ayat 1
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Massa pemuda berpakaian hitam-hitam yang sempat dihalau polisi di kawasan Unpad, Jalan Dipati Ukur Kota Bandung pada peringatan hari buruh?, Rabu (1/5) ? dibawa massal ke Mako Brimob, Polda Jabar. ? 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG-Penyidik gabungan Polda Jabar dan Polrestabes Bandung sudah menemukan kontruksi hukum pidana terkait penahanan terhadap kelompok anarko sindikalism yang sempat berbuat gaduh pada perayaan May Day di Kota Bandung, Rabu (1/5).

"Kami kenakan Pasal 170 ayat 1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana tentang perusakan terhadap barang atau orang," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko via ponselnya, Kamis (1/5).

Di KUH Pidana, ancaman pidana Pasal 170 ayat 1 mencapai 5 tahun 6 bulan. Habib Assayid Bahar bin Smith dikenai Pasal 170 ayat 3 karena melibatkan penganiayaan terhadap orang yang mengakibatkan luka berat.

"Mereka ‎(massa berpakaian hitam) sudah dipulangkan, tapi ada dua orang yang kami kenakan Pasal 170 ayat 1," ujar dia.

Baca: Pengamat: Daripada Pindahkan Ibu Kota Lebih Baik Bangun Pusat Ekonomi Baru

Baca: Politkus PKS Mardani Ali Sera Hampir Dipastikan Kembali Ke Senayan

Baca: Kabar Terkini Real Count Pilpres 2019 Jokowi vs Prabowo, Hari Ini Pukul 17.00 WIB, Data Masuk 62.2%

Seperti diketahui, 619 orang yang tergabung dalam kelompok anarko sempat diamankan di halaman Mapolrestabes Bandung. Untuk pemeriksaan penyidikan, mereka dibawa ke Mako Brimob Polda Jabar.

"Ada lwarga yang melaporkan fasilitasnya yang rusak, termasuk laporan dari teman-teman buruh juga yang kemarin merayakan May Day di Gedung Sate," ujar Trunoyudo.

Salah satu yang dirusak yakni kaca sebuah kafe di Jalan Surapati.

Pelakunya diduga kelompok anarko sindikalism. Mereka juga mencoreti dinding kafe itu dengan beragam coretan seperti simbol huruf A dalam lingkaran hingga tulisan anti kapitalisme serta tolak upah murah.

"Kejadiannya sekitar 10.30, massa lewat sini banyak sekali lalu menyerang dengan melempari batu. Kami tidak bisa nahan karena banyak," ujar Irfan (25) pegawai kafe tersebut.

Ia menyebut, kerusakan terdapat pada kaca. Selain itu, massa juga mencoreti dinding dan kendaran pengunjung kafe.

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved