Dianggap Meresahkan, Anak Punk di Kabupaten Pekalongan Dirazia Satpol PP

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pekalongan melakukan razia terhadap puluhan anak punk.

Dianggap Meresahkan, Anak Punk di Kabupaten Pekalongan Dirazia Satpol PP
capture video
Anak Punk Ini Terjaring Razia Satpol PP 

TRIBUNNEWS.COM, KAJEN - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pekalongan melakukan razia terhadap puluhan anak punk.

Puluhan anak punk ditertibkan karena dianggap meresahkan warga Kabupaten Pekalongan.

Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kabupaten Pekalongan Argo Yudha Ismoyo mengatakan penertiban anak punk ini atas laporan dari masyarakat.

Bahwa anak punk yang berada disekitar traffic light Gumawang, Kecamatan Wiradesa, traffic light Podo, Kecamatan Kedungwuni, dan lapangan Gemek, Kedungwuni dinilai mengganggu ketertiban dan meresahkan masyarakat.

"Ada 42 anak punk yang berhasil diamankan, selanjutnya mereka dibawa ke kantor Satpol PP Kabupaten Pekalongan untuk didata serta diberikan pembinaan,"Kata Argo Kabid Tratibum Satpol PP Kabupaten Pekalongan saat ditemui Tribunjateng.com, Sabtu (4/5/2019).

Menurutnya rata-rata anak punk yang diamankan masih dibawah umur dan kebanyakan bukan warga Kabupaten Pekalongan.

"Kebanyakan dari luar kota seperti Comal, Slawi, Cirebon, Batang, dan beberapa daerah lainya. Bahkan tadi di Kedungwuni, petugas harus kejar-kejaran saat mengamankan anak punk," jelasnya.

Argo menambahkan setelah dimintai keterangan di kantor Satpol PP, puluhan anak punk selanjutnya diberikan pembinaan.

"Sebagai bentuk hukumannya, petugas melalukan pencukuran terhadap rambut mereka dan menyanyikan lagu Indonesia Raya,"tambahnya. (dro)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Dianggap Meresahkan, Puluhan Anak Punk Dirazia Satpol PP Kabupaten Pekalongan

Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved