Kasus Mutilasi di Malang

Kronologi Penangkapan Terduga Pelaku Mutilasi di Pasar Besar Malang, Polisi Iseng Panggil Sugeng

Penangkapan pelaku mutilasi di Pasar Besar Malang berawal dari penyisiran anjing pelacak hingga memanggil nama Sugeng

Kronologi Penangkapan Terduga Pelaku Mutilasi di Pasar Besar Malang, Polisi Iseng Panggil Sugeng
SURYA.co.id/rifky edgar
Petugas mengumpulkan potongan tubuh korban mutilasi di pasar besar Kota Malang 

TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Terduga pelaku mutilasi terhadap seorang wanita di Pasar Besar, Kota Malang, Jawa Timur, diketahui bernama Sugeng.

Nama Sugeng terukir di telapak kaki korban, sehinggga menjadi petunjuk bagi kepolisian untuk menangkapnya.

Sugeng (49) ditangkap polisi setelah anjing pelacak menyisir di sekitar lokasi kejadian.

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri mengatakan, Sugeng ditangkap di Jalan Laksamana Martadinata.

"Terduga pelaku ditangkap petugas pada pukul 15:30 WIB, usai anjing pelacak menyisir daerah tersebut," ujarnya.

Baca: Pelaku Mutilasi di Pasar Besar Malang Ditangkap Tak Jauh Dari Lokasi Kejadian, Begini Pengakuannya

Dijelaskan Asfuri, Sugeng ditangkap di depan tempat persemayaman jenazah 'Panca Budhi'.

Tim K-9 Polres Malang Kota saat akan bertugas untuk melakukan olah TKP kasus mutilasi di Matahari Pasar Besar, Rabu (15/4/2019).
Tim K-9 Polres Malang Kota saat akan bertugas untuk melakukan olah TKP kasus mutilasi di Matahari Pasar Besar, Rabu (15/4/2019). (suryamalang.com/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah)

Penangkapan Sugeng bermula ketika anjing pelacak meninggalkan lokasi usai lama berdiam diri di depan Toko Santoso.

Setelah anjing itu pergi, tak berselang lama ada seorang pria yang mengenakan jaket hitam dan kaus berwarna oranye duduk di lokasi tempat anjing itu berdiam lama.

Baca: KPU : Peserta Pemilu Tak Bisa Audit Kita. Kalau Mau Cari Lembaga Independen yang Disetujui Bersama

Kemudian, seorang petugas yang masih berada di depan Panca Budhi memanggil nama Sugeng.

Orang tersebut kemudian menoleh dan petugas langsung menangkap orang yang bernama Sugeng tersebut.

Halaman
1234
Editor: Adi Suhendi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved