6,6 Juta Batang Rokok Ilegal Akan di Edarkan ke Luar Jawa, Lima Orang Dibekuk

Petugas Bea Cukai Surakarta kemudian melakukan pengamatan dan penelusuran jejak-jejak pengiriman rokok ilegal itu, di wilayah Solo Raya.

6,6 Juta Batang Rokok Ilegal Akan di Edarkan ke Luar Jawa, Lima Orang Dibekuk
Mohammad Ayuhd/Tribun Jateng
- Petugas Bea Cukai Surakarta menunjukan empat tersangka beserta barang bukti rokok ilegal yang berhasil diamankan saat gelar perkara, Rabu (15/5). 

TRIBUNNEWS.COM, SOLO -- Petugas Kantor Bea dan Cukai Kota Surakarta berhasil mengungkap kasus sindikat peredaran rokok ilegal antarpulau dengan menangkap lima tersangka bersama barang buktinya sebanyak 6.643.200 batang.

"Lima tersangka berhasil diamankan yakni berinisial AP selaku pemilik gudang rokok ilegal di Sukoharjo, HF warga Jepara (produsen), DA warga Bangka Belitung (pembeli), Al dan KM selaku pengemudi angkutan pengiriman barang atau ekspedisi," kata Kepala Kantor Bea dan Cukai Kota Surakarta Kunto Prastitranggono, di sela jumpa pers di Kantor Bea dan Cukai Surakarta, Rabu (15/5).

Kunto Prastitranggono mengatakan, pengungkapan kasus sindikat rokok ilegal antarpulau tersebut berawal petugas Bea Cukai Kanwil Jateng dan D.I. Yogyakarta yang menggagalkan pengiriman rokok ilegal berjumlah 121 koli di jalan tol kawasan Ngalian Semarang, pada 4 Maret 2019.

Baca: Ingin Kembali ke Pelaminan Bersama Evelyn, Aming: Semoga Dramanya Happy Ending

Baca: Ingin Kembali ke Pelaminan Bersama Evelyn, Aming: Semoga Dramanya Happy Ending

Baca: Dua Terdyga Teroris Asal Jabar Tertangkap di Sragen

Baca: Keluarga Terduga Perekam dan Penyebar Video Penggal Presiden Jokowi Berharap Kasus Cepat Selesai

Petugas Bea Cukai mengecek muatan sebuah truk Hino Nopol BD 8174 BL berisi rokok ilegal sebanyak 121 koli. Truk itu, ternyata dalam perjalanan dari Sukoharjo menuju Bangka Belitung.

Petugas Bea Cukai Surakarta kemudian melakukan pengamatan dan penelusuran jejak-jejak pengiriman rokok ilegal itu, di wilayah Solo Raya.

Petugas berhasil menemukan tempat penimbunan rokok ilegal di sebuah gudang di wilayah Sukoharjo, pada 6 Maret.

Tim gabungan Bea Cukai Surakarta dan Kanwil Jateng dan DIY melakukan penindakan terhadap bangunan yang difungsikan sebagai tempat penimbunan rokok-rokok ilegal tersebut.

Petugas menemukan sebanyak 132 koli berisi rokok jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) dan Sigaret Kretek Tangan (SKT) berbagai merek dalam keadaan tanpa dilekati pita cukai. Petugas juga berhasil mengamankan AP selaku pemilik gudang dan rokok ilegal.

Bahkan, petugas juga menyita dua kendaraan yang sedang melakukan pengiriman rokok ilegal, dengan jumlah muatan 25 koli di atas mobil pikap milik tersangka HF yang dikendarai oleh KM dan sdr AL. Bea Cukai juga menemukan 20 koli berisi rokok ilegal dimuat di mobil Isuzu Elf yang dikendarai oleh YA.

"Kami terus melakukan pengembangan kasus tersebut dengan meminta AP sebagai pemilik gudang dan diperoleh informasi bahwa barangnya diperoleh dari HF di Jepara selaku produsennya.

Halaman
123
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved