KPK Tetapkan Bupati Bengkalis Amril Mukminin Tersangka Korupsi, Azali Johan Minta Tabah

Usai pengeledahan KPK membawa empat box kontener plastik serta satu koper dengan isi berkas dari Dinas PUPR Bengkalis.

KPK Tetapkan Bupati Bengkalis Amril Mukminin Tersangka Korupsi, Azali Johan Minta Tabah
Nolpitos Hendri/Tribun Pekanbaru
Bupati Bengkalis Amril Mukminin Ditetapkan Tersangka Korupsi, Azali Johan Minta Tabah, Kediaman Sepi 

TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU - Bupati Bengkalis Amril Mukminin ditetapkan KPK sebagai tersangka tindak pidana korupsi, Azali Johan minta tabah, kediaman sepi.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menentapkan Bupati Bengkalis Amril Mukminin sebagai tersangka pada Konferensi Press yang di gelar gedung KPK Jakarta, Kamis (16/4) petang.

Penetapan tersangka dilakukan KPK setelah melakukan pengembangan penyidikan kasus pembangunan jalan di Bengkalis.

Dalam Konferensi Pressnya juru bicara KPK menyampaikan Amril diduga menerima uang senilai Rp 5,6 miliar secara bertahap dari pihak PT CGA.

Uang itu diberikan agar Amril bisa memuluskan kelanjutan proyek tahun jamak pembangunan Jalan Duri-Sei Pakning Tahun 2017-2019.

Pada Februari 2016, sebelum Amril menjadi Bupati Bengkalis, ia diduga telah menerima Rp 2,5 miliar dari pihak PT CGA untuk memuluskan anggaran proyek Jalan Duri-Sei itu.

Baca: Mendagri Pertanyakan Beda Sikap Hasil Pilpres dan Pileg

Baca: Hasil Real Count KPU Pilpres 2019 Jokowi vs Prabowo Kamis 16 Mei, Pukul 09.00 Data Masuk 86,03%

Baca: Cinta Laura Sebut Berpuasa di Indonesia Lebih Mudah daripada di Luar Negeri

Baca: Mulai 23 Mei 2019 Pukul 00.00 WIB, Transaksi di GT Cikarang Utama Digeser ke Cikampek dan Kalihurip

Saat itu, Amril Mukminin sempat menjadi anggota DPRD Kabupaten Bengkalis.

Setelah menjadi Bupati Bengkalis, diduga terjadi pertemuan antara Amril Mukminin dan pihak PT CGA.

Dalam pertemuan itu, pihak perusahaan meminta tindak lanjut Amril Mukminin terkait proyek itu agar bisa segera tanda tangan kontrak.

Amril Mukminin pun menyanggupi permintaan pihak PT CGA tersebut.

Halaman
1234
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved