Pilpres 2019

Polda Jatim Kirim 1200 Pasukan ke Jakarta Untuk Amankan Sidang Sengketa Hasil Pilpres 2019 di MK

Polda Jatim Kirim 1200 Pasukan ke Jakarta Untuk Amankan Sidang Sengketa Hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Polda Jatim Kirim 1200 Pasukan ke Jakarta Untuk Amankan Sidang Sengketa Hasil Pilpres 2019 di MK
Kolase/TribunWow
Jokowi Prabowo - Untuk Amankan Sidang Sengketa Hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Polda Jatim Kirim 1200 Pasukan ke Jakarta. 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Polda Jatim mengirimkan sebanyak 1200 pasukan ke Jakarta untuk ikut mengawal sidang pertama sengketa hasil Pilpres 2019 yang akan digelar di Mahkamah Konstitusi (MK), Senin (24/6/2019) nanti.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, dari 1200 pasukan yang dikirim ke Jakarta, sebanyak 700 personel diantaranya adalah personel Satuan Samapta Bhayangkara (Sabhara).

Lalu, 400 personel sisanya adalah pasukan Brigadir Mobil (Brimob).

"Kita stand-bykan 1200 personel tersebut dalam rangka kepentingan pengamanan sidang Mahkamah Konstitusi," katanya, saat ditemui awakmedia di ruangannya, Rabu (12/6/2019).

Frans Barung Mangera juga mengimbau kepada masyarakat Jatim agar tidak terpengaruh situasi politik pasca pemilu 2019.

Baca: Klaim Suara Gerindra Banyak Hilang di Madura, Ini Strategi Pamungkas Partai Prabowo Mengembalikannya

Baca: Ngebut Mirip Pembalap, Pemotor Cewek ini Terobos Jalan Tol Madiun-Nganjuk, Aksinya Langsung Viral

Baca: Setelah Viral, Lapak Bu Mella yang Jual Rujak Cingur Rp 60 Ribu dan Es Teh Rp 15 Ribu Akhirnya Tutup

Baca: Innalillahi wainna ilaihi rojiun, Kabar Duka dari PDIP, Politisi Kawakan Mantan Ketua Dewan Wafat

Pihaknya minta tetap mempercayakan berbagai permasalahan sengketa hasil pilpres 2019 yang terjadi kepada Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kapolda menyampaikan kepada seluruh masyarakat Jatim untuk tidak terprovokasi dan tidak terpengaruh adanya hal-hal yang dihembuskan sebagai opini oleh pihak tertentu," ucap Frans Barung Mangera.

BERITA SELENGKAPNYA  >>>>>

Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved