Home »

Sains

4 Inovasi Teknologi yang Dapat Tentukan Apakah Makanan Sudah Basi atau Belum

Seperti yang dilansir dari Kompas.com, kita dapat menderita sakit perut hingga keracunan apabila mengkonsumsi makanan kedaluwarsa.

4 Inovasi Teknologi yang Dapat Tentukan Apakah Makanan Sudah Basi atau Belum
Tribun Timur/Muhammad Abdiwan
Petugas Balai POM Makassar menemukan saos impor sudah kedaluwarsa serta kemasan penyok saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Supermarket Baji Pamai, Jalan Ranggong, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (19/6/2015). Sidak tersebut dilakukan guna pengawasan serta pemeriksaan makanan kedaluwarsa dan tidak layak konsumsi. 

TRIBUNNEWS.COM - Telah beredar berita bahwa salah satu waralaba restoran di Indonesia menggunakan bahan kedaluwarsa pada makanannya.

Kejadian ini membuat kita lebih hati-hati dalam mengkonsumsi makanan, baik yang kita beli di pasar swalayan hingga restoran.

Seperti yang dilansir dari Kompas.com, kita dapat menderita sakit perut hingga keracunan apabila mengkonsumsi makanan kedaluwarsa.

Dari kram di daerah perut, muntah, demam, pusing, dehidrasi, hingga diare. Kita harus menghindari dan lebih teliti pada label.

Apabila tidak adal label maka melihat tanda-tanda seperti jamur dan bau adalah cara lain untuk menentukan apakah makanan kita basi atau kedaluwarsa.

Dalam memeriksa apakah sebuah makanan atau minuman sudah kedaluwarsa nampaknya akan lebih mudah di masa depan.

Perkembangan teknologi membuat para pencipta dan inovator untuk membuat berbagai alat yang mendeteksi tingkat kedaluwarsa sebuah makanan. Seperti yang dilansir dari Mentalfloss.com dan sumber lainnya, berikut adalah empat alatnya.

1. Pendeteksi berbahan sutra

Universitas Tuffs asal Amerika Serikat (AS) telah menciptakan sensor berbahan sutra yang dapat menempel ke makanan untuk memonitor kesegarannya.

Pisang, telur, keju, hingga susu dapat diperiksa melalui analisa perubahan kimiawi yang menentukan apakah makanan kita basi atau tidak.

Halaman
12
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help