Home »

Sains

Kisah di Balik Foto Melet Albert Einstein yang Laku Dilelang Rp 1,7 Miliar

Versi asli foto ini berukuran 18x25 centimeter. Einstein menandatanganinya di sepanjang garis kiri. "A. Einstein 51".

Kisah di Balik Foto Melet Albert Einstein yang Laku Dilelang Rp 1,7 Miliar
IST
Albert Einstein 

TRIBUNNEWS.COM - Albert Einstein dikenal sebagai ilmuan yang sangat jenius sekaligus nyeleneh. Salah satu buktinya adalah foto dirinya sedang melet ini. 

Siapa sangka, foto yang dibuat pada 14 Maret 1951 saat berusia 72 tahun dan sudah ditandatangani oleh Albert Einstein laku dilelang Rp 1,7 miliar di rumah pelelangan Nate D Sanders di Los Angeles. 

Di foto tersebut, Einsten sedang berada di Universitas Princeton. Ia duduk diapit Frank Aydelotte, seorang profesor bahasa Inggris dan Maria Jeanette, istri Aydelotte. 

Mengapa Einstein melet? Ceritanya, si jenius itu menjulurkan lidahnya ke sekumpulan fotografer yang mengajak Einstein untuk berposes saat dia meninggalkan pesta. Momen melet ini didapat oleh Arthur Sasse dari UPI. 

Foto ini adalah salah satu foto yang sangat disukai oleh Einstein. Bahkan, Einstein pernah meminta cetakannya sampai sembilan kali dan menggunakannya sebagai kartu ucapan pribadi. 

Versi asli foto ini berukuran 18x25 centimeter. Einstein menandatanganinya di sepanjang garis kiri. "A. Einstein 51". 

Nggak cuma foto ini saja. Barang-barang peninggalan Einstein lainnya juga laku dengan harga selangit.

Contohnya saja surat jawaban tertulis yang dikirimkan Einstein pada 1953 kepada guru fisika mengenai teori relativitas. Laku Rp 719 juta, sob! 

Sebelumnya, surat Einstein di tahun 1939 yang ia tujukan ke seorang pedagang topi di New York yang membantu orang Yahudi lari dari Nazi terjual Ro 166 juta tahun 2014. 

Dan yang paling mahal adalah Surat Tuhan dari Einstein. Surat yang berisi pemikiran Einstein bahwa keyakinan religius "kekanak-kanakan" terjual Rp 40 miliar di eBay tahun 2012. 

Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Hai-online.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help