Pusat Peragaan Iptek Kemenristekdikti Kembali Gelar Kompetisi Roket untuk Pelajar

Ketentuan kompetisi ini mengacu pada aturan yang berlaku pada kompetisi roket air internasional.

Pusat Peragaan Iptek Kemenristekdikti Kembali Gelar Kompetisi Roket untuk Pelajar
IST
Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP IPTEK) Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menggelar Kompetisi Roket Air Nasional (KRAN) 2018 selama dua hari Sabtu dan Minggu, 29 – 30 September 2018. Kompetisi ini diikuti 133 pelajar dari berbagai kota di Tanah Air. 

Yaitu, Critical Thinking, Collaboration, Communication, dan Creativity.

Kompetisi Roket Air Nasional
Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP IPTEK) Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menggelar Kompetisi Roket Air Nasional (KRAN) 2018 selama dua hari Sabtu dan Minggu, 29 – 30 September 2018. Kompetisi ini diikuti 133 pelajar dari berbagai kota di Tanah Air.

“Setiap peserta itu juga harus punya ide, kreativitas membuat roket, berkomunikasi dan saling bersinergi,” ucap Ari.

Baim, salah satu panitia mengatakan, material pembuatan roket air menggunakan dua botol bekas minuman bersoda, dipotong, lalu disatukan dan disambung dengan dilakban transparan.

Ketepatan sasaran tembakan, ditentukan oleh massa air, sudut dan tekanan saat diluncurkan, berat roket, serta kecepatan angin saat diluncurkan.

Roket ini dilengkapi dengan sayap menggunakan bahan infraboard, bahan semacam fiber tapi lebih lunak.

KRAN 2018 akan mengambil tiga pemenang sebagai juara 1, juara 2 dan juara 3 serta 3 juara harapan.

Pemenangnya akan diberangkatkan ke luar negeri untuk mengikuti kontes roket air internasional di ajang Asia Pacific Space Agency Forum (APRSAF) yang akan diselenggarakan di Singapura, 2-4 November 2018 mendatang.

Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved