Minggu, 1 Maret 2015
Tribunnews.com

Pacar Andik Sesak Tangisi Kekalahan Timnas

Selasa, 22 November 2011 06:03 WIB

Pacar Andik Sesak Tangisi Kekalahan Timnas
TRIBUNNEWS.COM/YOGI GUSTAMAN
Teman dekat Pemain Timnas Gelandang Sayap Andik Vermansyah, Tiara Darmawanti.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Tiara Darmawanti, kekasih Andik Vermansyah, gelandang sayap tim kesebelasan U-23 Indonesia menangis sejadi-jadinya menerima kenyataan pahit, tim yang dibela sang pacar takluk dari lawan. Dalam laga final SEA Games XXVI, Andik dan kawan-kawan kalah adu penalti, dengan skor total 4 - 5. Saking terpukulnya, ia sempat sesak, tak kuat menerima kenyataan. Ibu dan ayah Andik pun sama terpukulnya, berdiam di dalam kamar, termangu tanpa sepatah pun kata.

"Waduhhh... sesak. Saya tidak kuat, sedari tadi menangis. Terpukul sekali," kata Tiara saat dihubungi Tribun Network, usai menyaksikan pertandingan, Timnas Indonesia melawan Malaysia, Senin (21/11) larut malam. Ia lama terdiam, sekitar semenit, kemudian terdengar suara napas melenguh.

Pukul 23.22 WIB, Tiara mengirim pesan singkat (SMS) kepada Tribun, menyatakan baru saja tiba di hotel Sultan, tempat Saman dan Jumiah, orang tua Andik menginap. Andik dan pesepakbola lainnya juga menginap di sini.

"Sebenarnya saya belum siap memberi ketarangan ini. Waduh... Saya nggak berhenti nangis," kata remaja yang masih duduk di kelas III satu SMA swasta di Surabaya, Jawa Timur.

"Saya menyaksikan live, bersama keluar besar saya dan kelaurga besar. Saya nangisnya sejak penalti pertama Indonesia tidak masuk, tendangan pertama gagal, itu membuat saya terpukul."

Setelah waktu normal dan perpanjangan waktu 2 X 15 menit berakhir imbang 1-1, pertandingan diakhiri dengan adu penalti. Dua penendang Indonesia, Gunawan dan Ferdinand gagal menunaikan tugas. Tendangan Gunawan membentur tiang, sedangkan tendangan Gunawan berhasil diblok kiper Malaysia.

" Luka hati saya semakin mendalam saat melihat pemain Malaysia berpesta. Ya Tuhan, inikah perjuangan teman-teman, anak-anak Selama ini. Mengapa berakhir seperti ini. Mengapa tidak anak-anak Indonesia yang berpesta," kata Tiara.

Halaman12
Penulis: Y Gustaman
Editor: Prawira Maulana
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas