4 Kesalahan Penulisan Ejaan Bahasa Indonesia yang Sering Terjadi, 'di' Dipisah atau Digabung?

Banyak ditemukan kesalahan penulisan ejaan dalam bahasa Indonesia, salah satunya adalah penulisan 'di' antara dipisah atau digabung.

4 Kesalahan Penulisan Ejaan Bahasa Indonesia yang Sering Terjadi, 'di' Dipisah atau Digabung?
kata.co.id
Ilustrasi: Banyak ditemukan kesalahan penulisan ejaan dalam bahasa Indonesia, salah satunya adalah penulisan 'di' antara dipisah atau digabung. 

TRIBUNNEWS.COM - Meski menjadi bahasa nasional, banyak pengguna Bahasa Indonesia yang salah dalam menuliskan ejaannya.

Satu kesalahan yag masih sering dilakukan adalah penulisan 'di', dipisah atau digabung?

Berikut beberapa kesalahan penulisan ejaan bahasa Indonisia yang sering ditemui.

Baca: Hujan Lebat 5 Hari ke Depan, BMKG Imbau Warga Waspada Potensi Bencana di Jawa, Bali, NTT, NTB

1. Penulisan 'di', dipisah atau digabung?

Agaknya banyak pengguna bahasa Indonesia yang kesulitan untuk membedakan 'di' sebagai kata depan dan 'di' sebagai afiks (imbuhan).

Penggunaan 'di' sebagai kata depan penulisannya dipisah.

Contoh: "Saya tinggal di Jakarta."

Penggunaan di- sebagai afiks (imbuhan) penulisannya digabung.

Contoh: "Buku itu dibeli dari toko buku Gramedia."

Banyak orang yang membedakan pengguanaan itu dengan pedoman bahwa 'di' yang dipisah digunakan untuk menunjukkan tempat.

Halaman
1234
Penulis: Fitriana Andriyani
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved