Pria Tewas Tersambar Petir di Flores saat Kendarai Motor

Warga Bahong Tag, Manggarai, Pulau Flores, NTT heboh dengan ditemukannya lelaki tergeletak di tepi jalan yang tewas tersambar petir.

Pria Tewas Tersambar Petir di Flores saat Kendarai Motor
Pinterest
Ilustrasi - Warga Bahong Tag, Manggarai, Pulau Flores, NTT heboh dengan ditemukannya lelaki yang tergeletak di tepi jalan yang tewas tersambar petir. 

TRIBUNNEWS.COM, FLORES - Warga Bahong Tag, Manggarai, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) heboh dengan ditemukannya lelaki yang tergeletak di tepi jalan.

Diduga seorang pria yang mengendarai sepeda motor warna hitam itu tewas disambar petir di ruas jalan Bahong-Tag, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Jumat (7/12/2018) sore.

Pria tersebut tergeletak di jalan raya lalu saat ini sedang dievakuasi warga.

Menurut Heri Salus, warga Ruteng kepada POS-KUPANG.COM, Jumat (7/12/2018) sore, pria tersebut mengendarai motor melintas ruas jalan Bahong-Taga tiba-tiba disambar petir.

Pria tersebut lalu terjatuh dari motor lalu meninggal dunia.

Baca: Ibu yang Tewas Tertimpa Pohon di Bogor Sempat Berpesan kepada Anaknya Sebelum Meninggal

Warga Sumba Timur

Pria yang tewas disambar petir di ruas jalan Bahong-Taga, Kelurahan Golo Dukal, Kecamatan Langke Rembong, Manggarai ternyata warga Sumba Timur.

Pria tersebut bernama Keba Bali Taji (25). Keba bekerja sebagai tenaga pemasang jaringan listrik di ruas jalan Taga-Bahong.

"Namanya Keba Bali Taji (25), warga Sumba Timur. Di KTP-nya beralamat di Sumba Timur. Dia tewas karena disambar petir saat dalam perjalanan dari Bahong-Taga memakai sepeda motor. Sekarang jenasahnya sudah di RSUD Ruteng," kata Camat Langke Rembong, Petrus Masangkat yang menghubungi POS-KUPANG.COM dari RSU Ruteng, Jumat (7/12/2018) sore.

Ia menjelaskan, sesuai keterangan Keba Bali Taji bekerja di Manggarai sebagai pemasang jaringan listrik.

"Korban naik motor dalam perjalanan disambar petir lalu meninggal dunia," ujar Camat Petrus.

Ia mengaku kalau hujan di Ruteng cukup besar dan diserai petir.

"Di kawasan tersebut memang daerah selalu kalau ada petir sangat rawan. Sudah ada beberapa orang yang meninggal dunia karena disambar petir," papar Camat Petrus.(*)

BACA SELENGKAPNYA >>>

Penulis: Fitriana Andriyani
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved