Gempa Hari Ini

Gempa 4,1 M Guncang Kabupaten Bandung, BMKG Sebut Akibat Aktivitas Sesar Garut Selatan

Gempa 4,1 M mengguncang wilayah Kabupaten Bandung, Senin (11/2/2019) siang hari. BMKG menyebut, gempa ini akibat pergerakan sesar Garut Selatan.

Gempa 4,1 M Guncang Kabupaten Bandung, BMKG Sebut Akibat Aktivitas Sesar Garut Selatan
TWITTER/@infoBMKG
Gempa 4,1 M mengguncang wilayah Kabupaten Bandung, Senin (11/2/2019) siang hari. BMKG menyebut, gempa ini akibat pergerakan sesar Garut Selatan. 

Gempa 4,1 M mengguncang wilayah Kabupaten Bandung, Senin (11/2/2019) siang hari. BMKG menyebut, gempa ini akibat pergerakan sesar Garut Selatan.

TRIBUNNEWS.COM - Gempa tektonik bermagnitudo 4,1 mengguncang wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (11/2/2019), pukul 13.08.50 WIB.

Pusat gempa berada di darat tepatnya 17 kilometer tenggara Kabupaten Bandung pada kedalaman 10 Km.

Episenter gempa berada pada koordinat 7.27 Lintang Selatan (LS) dan 107.71 Bujur Timur (BT).

Baca: Gempa Hari Ini - BMKG Catat Gempa 4.1 M Guncang Jayapura, Kedalaman 7 Km

Gempa dirasakan skala (MMI) II di Bojongsoang dan Banjaran.

"#Gempa Mag:4.1, 11/02/2019 13:08:50 (Pusat gempa di darat 17 km tenggara Kab. Bandung), Kedlmn:10 Km Dirasakan (MMI) II Bojongsoang, II Banjaran, #BMKG," tulis BMKG.

Baca: Gempa Hari Ini - BMKG Catat Gempa 4.1 M Guncang Jayapura, Kedalaman 7 Km

Baca: Gempa Hari Ini - Gempa M 4.1 Guncang Bandung Senin Siang, Dirasakan di Bojongsoang & Banjaran

Baca: Kabupaten Bandung Digoyang Gempa Bumi 4,1 Magnitudo Siang Ini

Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Selatan, Joko Siswanto mengatakan, gempa yang mengguncang Kabupaten Bandung itu merupakan gempa dangkal.

Gempa tersebut sebagai akibat dari pergerakan Sesar Garut Selatan (Garsela) di sekitar wilayah tersebut.

Dikutip dari BMKG, hingga saat ini, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

Hasil pemodelan menunjukkan, gempa yang melanda Kabupaten Bandung tidak berpotensi tsunami.

"Hingga pukul 13.35 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan belum terjadi aktivitas gempa susulan," kata Joko Siswanto.

BMKG pun mengimbau, masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Sementara itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menjelaskan, daerah yang berdekatan dengan pusat gempa bumi disusun batuan rombakan gunungapi berumur berumur Kuarter.

Guncangan gempa bumi akan terasa kuat pada batuan Kuarter karena bersifat urai, lepas, lunak, tidak kompak dan memperkuat efek guncangan.

(Tribunnews.com/Sri Juliati)

Penulis: Sri Juliati
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved