Berita K Pop

Seungri Sebut Hukum di Korea Bisa Diatur, Percakapan Lawas dengan Rekan Bisnisnya Terungkap

Seungri menyebutkan hukum di Korea Selatan bisa diatur, percakapan lawasnya dengan rekan bisnis pada 2016 silam terungkap.

Seungri Sebut Hukum di Korea Bisa Diatur, Percakapan Lawas dengan Rekan Bisnisnya Terungkap
KPop Map
Seungri menyebutkan hukum di Korea Selatan bisa diatur, percakapan lawasnya dengan rekan bisnis terungkap. 

Sumber tersebut menyatakan Seungri pernah menjamu investor dari Jepang di Burning Sun.

Diduga Seungri pernah mengirimkan wanita Korea ke Jepang untuk tujuan prostitusi.

Tak hanya soal prostitusi, Seungri juga dicurigai menghindari pajak.

Pada 2016 lalu, Seungri bersama Yoo In Suk mendirikan perusahaan BC Holdings dimana keduanya berinvestasi sekitar 30 miliar won atau sekitar Rp 376 miliar di perusahaan.

Mereka kemudian membeli perusahaan beton, berinvestasi di perusahaan-perusahaan Vietnam, dan melakukan perluasan bisnis.

Baca: Ikuti Jejak Seungri, Choi Jonghoon Pensiun setelah Terbukti Terlibat Kasus Jung Joon Young

Baca: Rangkuman Skandal Seungri BIGBANG, Bermula dari Burning Sun hingga Tuduhan Prostitusi

Layanan Pajak Nasional melakukan penyelidikan internal dan memusatkan perhatian pada dana investasi Rp 376 miliar dari Seungri dan Yoo In Suk.

Mereka mencurigai bagaimana sebuah perusahaan baru seperti BC Holdongs yang awalnya hanya bermodalkan 50 ribu won atau sekitar Rp 627 ribu bisa mengumpulkan dana hingga miliaran.

Selain kedua tuduhan tersebut, Seungri juga tengah diselidiki terkait kasus grup chat Kakao Talk yang kerap digunakan untuk berbagi video ilegal.

(Tribunnews.com/Pravitri Retno W)

Penulis: Pravitri Retno Widyastuti
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved