The Last Empress

Episode Terakhir The Last Empress TransTV Hari Ini, Sabtu 23 Maret 2019: Akhir dari Kekaisaran

Live Streaming dan Sinopsis Drama Korea The Last Empress Episode Terakhir 51-52 Tayang di TransTV Hari Ini, Sabtu (23/3/2019) pukul 18.00 WIB

Ia berkata bahwa saat permaisuri pingsan, kaisar terus menjaganya, tak beranjak dari kamar permaisuri bahkan tanpa makan dan tidur.

Oh Ssu Ni kemudian teringat dengan surat penginggalan nenek suri yang ditinggalkannya di jaketnya, surat itu hilang.

Lee Hyuk mengambil surat itu dan membacanya sambil menangis.

Ia kemudian teringat detik-detik Oh Ssu Ni menyelamatkannya dan mempertanyakan mengapa Oh Ssu Ni menyelamatkan orang sejahat dirinya.

Lee Hyuk kemudian memutuskan untuk berubah.

Ia menancapkan lencana kepala pengawal Na Wang Shik ke dadanya, ia tertekad akan hidup sebagai Na Wang Shik mulai saat itu.

--

Ibu suri mendapat teror, ia melihat ada foto dirinya tertancap pisau berdarah di tempat tidur.

Ia menduga Na Wang Shik lah pelakunya.

Di sisi lain, Lee Hyuk membalut perban ke seluruh tubuhnya dan bersiap menjalankan suatu rencana.

Lee Hyuk mendatangi RS Rehabilitas Pulau Chungeum.

Di sana ia melihat beberapa orang menjadi kelinci percobaan hasil penyulingan bunga poppy yang diracik ibu suri.

Orang-orang yang menjadi kelinci percobaan itu nantinya akan dibuang ke laut jika sudah tidak berguna lagi.

Saat menyelidiki rumah sakit tersebut, Lee Hyuk hampir ketahuan.

Ia melarikan diri tapi orang-orang suruhan ibu suri menganggap penyusup itu adalah Na Wang Shik.

--

Permaisuri Oh Ssu Ni membuat rencana untuk menjebak Pyo.

Ia menggiring Pyo agar masuk ke ruang rahasia ibu suri.

Saat perhatian Pyo hanya berfokus pada Oh Ssu Ni, Min Yu Ra muncul dan menyuntikkan racun pada Pyo.

Oh Ssu Ni akan memberinya penawar jika Pyo mau mengungkapkan semua perbuatan ibu suri.

Pyo berkata ibu suri menjalani uji klinis narkoba.

Mendengar semua kejahatan tersebut, Min Yu Ra menghancurkan penawar racun itu dan berkata orang seperti Pyo tak pantas hidup.

Min Yu Ra lalu menarik Oh Ssu Ni untuk pergi.

Namun, dengan kekuatan yang tersisa, Pyo mengambil batu dan berniat memukul Oh Ssu Ni.

Min Yu Ra melindunginya.

Min Yu Ra berkata ia melakukannya sebagai penebusan dosa atas semua yang telah ia lakukan selama ini.

--

Oh Ssu Ni kemudian menerima telepon dari Byun Baek Ho bahwa di samping kuburan ibu Na Wang Shik, ada kuburan baru atas nama Na Wang Shik.

Oh Ssu Ni tidak percaya karena dari yang ia dengar, Na Wang Shik melarikan diri saat insiden bom.

Saat itu ia baru tersadar, Lee Hyuk membohonginya.

Ia langsung mendatangi Lee Hyuk di kamarnya tapi ia tak di tempat.

Oh Ssu Ni melihat kamar Lee Hyuk penuh perban berdarah, Lee Hyuk keluar istana melalui jalan rahasia.

--

Ibu suri mendatangi RS rehabilitasi pulau Chungeum untuk menangkap langsung Na Wang Shik.

Karena ibu suri tak mendapat kabar lagi dari Pyo, ia memerintahkan untuk menutup lab uji klinis narkoba itu.

Bunga poppy harus dipindahkan, sementara para pasien harus dihilangkan jejaknya.

Lee Hyuk yang melihat para tawanan dikunci dan dibakar, segera mengeluarkan mereka agar mereka bisa menyelamatkan diri.

Saat situasi di dalam rumah sakit menegang, Oh Ssu Ni dan Pak Byun juga datang ke sana.

Lee Hyuk lari dari kejaran para suruhan ibu suri dan akhirnya terpojok.

Lee Hyuk ditodong pistol.

Permaisuri datang tepat waktu untuk mencegah apa yang akan dilakukan ibu suri, namun pada akhrinya ia tak bisa apa-apa.

Ibu suri merebut pistol pengawalnya dan menembak sendiri targetnya yang ia kira adalah Na Wang Shik.

Lee Hyuk tumbang, ibu suri berteriak histeris setelah membuka perban targetnya.

Ia menembaki putranya sendiri.

Ibu suri juga ingin menembak Oh Ssu Ni namun polisi segera datang.

Oh Ssu Ni menghampiri Lee Hyuk yang sudah kritis.

Lee Hyuk sudah pasrah karena ia merasa tak akan pernah dimaafkan.

Ia menyesal karena selama ini tidak bisa menjadi kaisar yang baik dan suami yang baik.

Ia juga minta maaf karena sudah mencuri nyawa ibunya.

Lee Hyuk berandai jika seandainya ia dan Oh Ssu Ni bertemu di situasi yang berbeda, rasanya pasti menyenangkan.

Namun, Lee Hyuk mengucapkan terima kasih karena Oh Ssu Ni telah menikahinya dan membantunya mencintai dirinya.

Di akhir hidupnya, Lee Hyuk mengungkapkan bahwa ia mencintai Oh Ssu Ni.

Oh Ssu Ni hanya bisa menangis sembari menyuruh Lee Hyuk untuk bangun.

--

Sinopsis The Last Empress episode 52

Seo Kang Hee kabur dari penjara istana dengan mengancam pelayan.

Sementara di istana, ibu suri memerintahkan untuk menutup pintu masuk.

Ia mengemasi semua harta dan menyuruh putri So Jin untuk membawanya ke luar negeri.

Namun belum sempat mereka melarikan diri, para wartawan sudah hadir di istana.

Oh Ssu Ni sudah memberitahu semuanya pada detektif, termasuk bagaimana kaisar Lee Hyuk tewas.

Ibu suri lalu diborgol dan ditahan, begitu pula dengan Seo Kang Hee dan asisten Choi.

Putri So Jin tidak berangkat ke luar negeri seperti yang diperintahkan.

Ia juga kecewa dengan apa yang dilakukan ibunya dan menyerahkan semua bukti pada polisi.

Ibu suri dikawal dengan penuh kata-kata makian terlontar dari mulutnya.

--

Kini Oh Ssu Ni sendirian, ia berjalan melewati setiap ruang di istana dan terkenang apa yang telah terjadi selama ini.

Air matanya mengalir mengingat itu semua.

Masyarakat Korea berdemo dan mengutuk aksi kejahatan yang dilakukan ibu suri.

Semua kejahatan yang dilakukan ibu suri terungkap.

Oh Ssu Ni sebagai permaisuri melangsungkan konferensi pers.

Selain mengungkapkan kebobrokan keluarga kerajaan, Oh Ssu Ni juga menyampaikan fakta di balik meninggalnya nenek suri.

Nenek suri bunuh diri sebagai penebus rasa bersalahnya telah memberikan kekuasan yang disalahkan oleh kaisar dan ibu suri.

Oh Ssu Ni meminta maaf atas nama ibu suri.

Selain itu, Oh Ssu Ni mengungkapkan bahwa kaisar Lee Hyuk meminta maaf atas semua yang telah dilakukannya sebelum meninggal.

Semua otoritas kini diserahkan pada permaisuri.

Permaisuri ingin semua anggota keluarga kerjaan yang bersalah, mendapatkan hukumannya.

Permaisuri Oh Ssu Ni akan memperbaiki semua kesalahan tersebut dengan menggunakan dana yang diwariskan nenek suri padanya.

--

Ibu suri, Seo Kang Hee dan asisten Choi menjalani persidangan.

Ketiganya dinyatakan bersalah atas semua tuduhan.

Asisten Choi mendapat hukuman penjara seumur hidup.

Sementara ibu suri dan Seo Kang Hee akan dieksekusi mati.

Sebelum digiring, Seo Kang Hee memohon pada permaisuri untuk mempertemukannya dengan Putri Ari untuk yang terakhir kalinya.

Namun sayang, nampaknya putri Ari tak ingat dengan Seo Kang Hee.

Oh Ssu Ni berkata Ari sempat syok mendengar berita, ia demam tinggi beberapa hari.

Dokter berkata Ari mengalami amnesia parsial dan tak ingat apapun tentang Kang Hee.

Seo Kang Hee amat terpukul, namun pada akhirnya ia pasrah Ari kehilangan ingatannya karena ia tak ingin anaknya mengingat hal jahat yang telah dilakukannya.

Sebagai permintaan terakhir, Seo Kang Hee meminta pada Oh Ssu Ni untuk menjaga Ari.

Satu tahun kemudian, Oh Ssu Ni menjadi rakyat biasa.

Ari tinggal bersama dirinya dan juga ayahnya.

Ari menjadi murid biasa yang bisa nakal seperti anak seusianya.

--

Min Yu Ra rupanya masih hidup.

Kini ia tinggal bersama Kang Joo Seung dan Na Dong Shik.

Meski ingatan Min Yu Ra nampaknya hilang, instingnya sebagai seorang ibu tumbuh.

Ia amat menyayangi Na Dong Shik anaknya.

--

Ibu suri masih menjalani kehidupan di penjara bersama asisten Choi.

Selama di penjara, ibu suri masih berkhayal dirinya adalah ibu suri dan orang yang berkuasa.

Padahal, seperti yang dikatakan asisten Choi, kekaisarakan Korea sudah tak ada.

Meski begitu, ibu suri nampak kehilangan kewarasannya dan tetap merasa dirinya adalah orang yang memiliki takhta.

--

Istana kekaisaran Korea kini dibuka untuk umum.

Hel Ro, Lee Yoon dan Ari pergi berwisata ke istana bersama.

Ketiga mengelilingi istana dan terbayang semua yang ada di sana.

Oh Ssu Ni pun datang ke istana dan menatapnya dengan penuh kenangan.

Jangan lewatkan episode terakhir Drama Korea The Last Empress episode 51-52, saksikan melalui link live streaming TransTV berikut:

Live Streaming 1

Live Streaming 2

(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved